Selasa, 02 Desember 2014

SERI KISAH PERJALANAN BEBAS DARI NYERI, IBU FALISTIN TJHAJAKAMEL, NYERI DAN KAKU PADA JARI - JARI TANGAN



Ibu Falistin Tjhajakamel
Berikut adalah Seri dari Artikel yang mengisahkan perjalanan klien bebas dari nyeri , dimana sering kali klien  mengalami nyeri yang sepertinya tidak tersembuhkan walaupun sudah mencoba berbagai metoda pengobatan. Artikel ini kami buat dalam format Tanya Jawab.
Nama Klien : Ibu Falistin Tjhajakamel 
Usia saat ini : 52 Tahun
Aktifitas Pekerjaan : Bekerja di perusahaan EMKL, Surabaya
Hoby : Olahraga renang, biasanya seminggu 3 x
T.  Apa saja keluhan nyeri yg dialami dan kapan mulai merasakan nyeri serta  apa dugaan ibu saat itu, mengenai penyebab nyeri.

 J.   Saya mulai merasakan nyeri  dan kaku pada jari-jari tangan pada bulan Agustus 2013, Awalnya saya mengira rasa nyeri dan kaku akibat tidak melakukan kegiatan rumah tangga. Karena selama ini pembantu yang mengerjakannya. Selama 1 minggu pembantu pulang mudik Lebaran, Jadi saya mengambil alih pekerjaannya.

T.  Aktifitas apa saja yang tidak bisa dilakukan akibat nyeri.

J.  Saya merasa sakit nyeri / sakit kalau saya melakukan tekanan dan menggenggam.Untuk menulis / membuat tanda tangan dan pekerjaan kantor lainnya saya merasa kesakitan. Bahkan untuk menggosok gigi, mencuci piring / pekerjaan yang ringan saya merasakan kesakitan. Punggung tangan saya terasa sakit sekali.

T. Kronologis pengobatan apa saja yang telah ibu lakukan dan jelaskan pula efek  dari setiap pengobatan yang dilakukan.

J. Seiring berjalannya waktu, rasa nyeri/sakit semakin bertambah. Untuk mengobati rasa sakit tersebut saya berobat ke akupuntur, Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi Medik, Dokter Syaraf, dan lain - lain. Oleh Dokter Syaraf , saya didiagnosa hanya otot tegang dan ada juga dokter yang mendiagnosa peredaran darah kurang lancar.   
Saya di beri obat-obatan dan bahkan sempat disuntik di beberapa bagian tubuh. Rasa sakit berkurang sementara dan setelah obat - obatan yang diminum habis, rasa sakit semakin menjadi dan bahkan seluruh tubuh saya sakit/njarem. 
Rasa sakitnya seperti kalau orang yang tidak pernah berolahraga tiba-tiba berolahraga berat. Padahal saya masih melakukan kegiatan renang 1 minggu 3X, dan setiap kali renang saya melakukan kegiatan 20 X 50 meter. Kalau sudah duduk agak lama untuk berdiri dan berjalan saya merasa sakit.

T. Tempo hari  ibu pernah cerita mengenai konsumsi obat herbal yang akhirnya harus dihentikan karena dikuatirkan ada efek negatifnya, mungkin ibu bisa ceritakan kronologisnya.

J.  Saya pernah di beri teman obat herbal/chinese medicine katanya ada saudara/familinya yang minum obat tersebut, kakinya yang bengkak dan sakit / tidak bisa berjalan, minum obat tersebut sembuh.
Saya mencobanya, setelah beberapa hari, sembuh total seperti sebelum sakit. Teman saya menganjurkan untuk di minum 3 botol, dengan dosisnya di kurangi. Dari 3 x sehari, 2 x sehari, dan 1x sehari. Dalam proses minum obat tersebut, tanpa saya sadari sebelumnya, saya mengalami kesulitan tidur.
Akhirnya saya telp teman saya yang memberi obat tersebut, ternyata dia juga nggak bisa tidur  - selalu berjaga. Kemudian saya berkesimpulan : jangan – jangan  itu obat doping / mengandung steroide. Akhirnya saya memutuskan berhenti minum obat tersebut , saya sempat minum 1 1/2 botol. Satu minggu  kemudian, kaku / nyeri tangan kembali sakit dan bahkan lebih parah karena badan saya tambah sakit seperti njarem di seluruh tubuh.

T. Darimana Ibu mengetahui Terapi Nyeri Sanctuary Mind
   
J.  Dari Ibu. Lina, yang juga pasien dari Bp. Dominicus ( Ibu Lina Klien dengan keluhan Saraf Terjepit (HNP) )

T.  Kapan awal terapi dan kronologis hasil terapi beserta berapa kali konsultasi ke  Sanctuary Mind.
   
J.  Terapi pertama,  pada Bulan Februari 2014. 2 Minggu setelah kunjungan yang pertama saya kembali lagi ke Bp.Dominicus untuk mengecek apakah gerakan yang saya lakukan itu benar apa tidak. Total kunjungan yang saya lakukan hingga saat ini sebanyak 4X. Melalui kegiatan terapi yang rutin saya lakukan setiap hari, rasa njarem di tubuh saya berangsur-angsur hilang dan tubuh saya menjadi lebih enak. Punggung tangan saya sudah tidak sakit lagi dan untuk kegiatan menggosok gigi / menulis, dan lain - lain bisa saya lakukan tanpa rasa sakit walaupun jari-jari tangan saya masih kaku terutama di pagi hari. Terapi ini sangat menolong saya didalam proses penyembuhan ini.

T.  Mohon Ibu ceritakan kondisi saat ini.
   
J.  Kondisi saat ini saya menjadi lebih segar/fit bahkan kalau saya berenang tubuh menjadi lebih ringan dan lebih nyaman di air. Melalui terapi ini, tanpa saya sadari tangan saya yang sakit kalau memakai bra atau menggosok punggung belakang dapat saya lakukan tanpa rasa sakit. 

T. Pesan ibu untuk pembaca sharing Seri Kisah Perjalanan Bebas Dari Nyeri, yang mungkin saat ini juga mengalami nyeri.

J.  Jangan putus asa dan berhenti berlatih, karena proses penyembuhan ini memerlukan waktu dan disiplin yang kuat. Syukur pada Tuhan karena Rahmat kesembuhan yang diberikan kepada saya melalui Terapi Nyeri Sanctuary Mind / Bp. Dominicus.

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Minggu, 23 November 2014

NYERI CENUT - CENUT DI LEHER AKIBAT KECETIT

Berikut komentar Ibu Kartika, Surabaya, yang terapi di tempat kami tgl 25 Oktober 2014  :

" Sebulan lalu, sehabis dari liburan ke luar negeri, saya mengalami nyeri cenut - cenut di leher. Saya menduga akibat terus menerus membawa tas yang saya rasa cukup berat. Setelah tiba di Surabaya, segera saya ke rumah sakit dan ditangani dokter Orthopedi. Oleh dokter , di diagnosa spasme otot leher. Saat itu  diberikan tindakan fisiotherapy , tetapi saya merasa belum ada perubahan cenut - cenutnya. Dokter memberi masukkan bahwa obat untuk otot yang diberikan belum di minum.  Setelah minum obat sehari, dua hari, tetapi ternyata nyeri cenut - cenut di leher belum mereda juga. Akhirnya saya minum obat penahan rasa nyeri , dan ini berhasil. Jadi agar tidak nyeri  , saya setiap hari harus meminum obat penahan rasa nyeri yang hanya bertahan sekitar 24 jam saja.

      Saya sungguh tidak nyaman dengan kondisi ini, sampai kapan saya harus minum obat penahan rasa nyeri ?  Akhirnya saya cari informasi di internet. Banyak sekali pengobatan alternatif yang ditawarkan, salah satu yang paling menarik adalah terapi Chiropractic . Setelah saya baca, ternyata mereka fokus di tulang belakang  bukannya otot, padahal saya yakin ini masalah otot, bukannya tulang. Akhirnya ketemu Sanctuary Mind, dimana ada artikelnya yang membahas beda-kecetit-dan-saraf-terjepit , saya pikir artikel ini beda dengan yang lain dan mampu menjelaskan kondisi nyeri yang saya alami.  Akhirnya , saya mau mencoba, setelah mohon ijin ke suami dan diantar untuk  terapi. 

      Sewaktu datang, leher saya masih terasa nyeri cenut - cenut, tetapi setelah melakukan gerakan Senam Penyeimbangan Otot, akhirnya cenut - cenut di leher hilang. " 

        Hari ini tgl 23 November 2014, saat aktikel ini dibuat, kami mendapat konfirmasi bahwa kondisi nyeri cenut - cenut  ibu Kartika tidak kambuh lagi.

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Minggu, 12 Oktober 2014

NYERI BELIKAT ( ENTONG - ENTONG) DAN PANGKAL LEHER

Berikut komentar dari Bp. Syamsul Ma'arif , Jakarta.

" Saya menderita nyeri belikat (entong - entong) sampai pangkal leher yang sangat menyiksa. Keluhan ini saya alami sejak Maret 2012. Sebelumnya saya sudah melakukan "Wisata Terapi" di Jakarta dan sekitarnya, dimana banyak sekali terapi yang saya lakukan . Misal : pijat (sangat banyak) , Chiropractic (hanya 10 x terapi, biayanya sangat mahal, dan belum menunjukkan hasil ), terapi Akupunture pakai setrum, terapi gravitasi, Yumeiho (hanya 3 x)  dll.

Semua terapi diatas bagus, tetapi mungkin tidak cocok bagi saya , sehingga saya  tidak sembuh. Hal  yang memberatkan saya , terapi diatas mengharuskan saya terapi berkali - kali , seminggu setidaknya 2x.  Selain biaya yang besar , juga mengganggu pekerjaan saya karena harus datang terapi seminggu 2 x.

Awal Januari 2014, saya pulang kampung di Lamongan, saya browsing di internet, kebetulan ketemu "Terapi Nyeri Sanctuary Mind", dimana memberikan teknik terapi tanpa pijat, tanpa obat dll. Sebagian besar klien hanya cukup 1 x datang, biaya hanya Rp. 200.000,- ( sampai saat ini Oktober 2014 ternyata masih sama). 

Saya tidak percaya dan penasaran, apa mungkin tanpa pijat dan obat bisa menyembuhkan keluhan saya, dimana selama lebih 1 tahun sudah berbagai cara pengobatan saya lakukan ternyata belum berhasil juga.

Akhirnya saya terapi juga , dan betul, saya hanya diberikan beberapa gerakan seperti senam yang dapat dengan mudah saya lakukan di rumah, jadi saya tidak perlu datang lagi. Terapi pertama di Sanctuary Mind , nyeri sudah berkurang.  Setelah 2 hari terapi sendiri di rumah, saya sudah bisa tidur nyenyak, sebelumnya hampir setiap jam saya terbangun dari tidur , karena belikat nyeri.

Pulang ke Jakarta, tetap saya lakukan terapi sendiri di rumah , genap 2 minggu terapi di rumah, nyeri belikat hilang sama sekali, hanya sedikit nyeri di pangkal leher. Sekitar 1 bulan terapi di rumah seluruh nyeri belikat dan pangkal leher sembuh total. Ada hal yang mengherankan, sebelum terapi lutut saya yang kanan kalau dibuat jongkok sangat nyeri, ternyata setelah melakukan terapi,  sembuh dan tidak nyeri lagi untuk dibuat jongkok.

Sebetulnya saya mau membuat testimoni bulan February 2014, tetapi saya masih penasaran, karena nyeri hilang dengan cepat dan apakah kondisi ini bertahan lama ?. Tetapi ternyata sampai hari ini 12 Oktober 2014  nyeri tidak timbul lagi. Saya datang lagi  ke Sanctuary Mind karena pulang kampung di Lamongan dan ingin membeli buku "Senam Penyeimbangan Otot" , sekalian membuat testimoni.

Ternyata benar apa yang diinformasikan Sanctuary Mind, "Tanpa pijat, Tanpa Obat, Tanpa Operasi" dan saya kebetulan hanya cukup 1 x datang, biaya sangat murah."

salam,

sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.


Jumat, 08 Agustus 2014

NYERI KARENA KENA SANTET ?

      Melihat judul diatas, mungkin pembaca yang budiman mengira kami bisa mengobati orang yang kena santet. Jadi, kami tegaskan di awal " Kami tidak bisa mengobati orang kena santet".  Judul diatas adalah keluhan beberapa klien yang menderita nyeri , dan menduga kena santet. Berikut sharing kami panjang lebar yang sungguh menarik untuk di simak.

       Berikut  2 contoh keluhan klien yang merasa kena santet:

1. Seorang Ibu mengatakan : " Setiap sekitar jam 10 malam, bahu dan tangan nyeri seperti ditusuk - tusuk, tetapi ketika ayam berkokok pada pagi hari, nyeri berkurang dan siang hari sudah tidak nyeri lagi . Saya yakin , ini akibat di santet oleh mantan pacar anak saya, karena saya tidak merestui hubungannya "

Hasil diskusi : sudah periksa ke dokter dan tidak ditemukan penyebab nyeri yang dialami.

2. Seorang bapak mengeluh : " Tulang kering saya nyeri, sudah diperiksa dokter tidak ada yang salah, sudah kemana - mana dan saya baru tahu kalau ternyata di kaki saya ada Jin nya, sudah 3 dukun yang mengatakan hal yang sama"

Hasil diskusi : dukun - dukun yang didatangi  tidak bisa menyembuhkan, karena kalah sakti dengan dukun yang menyantet dan memasang jin di kaki klien.

"Nyeri mungkin tidak mengancam jiwa, tetapi deritanya tidak terkira." Hidup kita terampas, jika sudah mengalami nyeri.  Jika anda belum mengalami nyeri mungkin tidak akan percaya dengan ungkapan diatas. Kedua klien mengalami nyeri sudah lebih dari 1 tahun, dan sudah menyiksa hidup.

    Kami membaca banyak artikel yang menginformasikan tetang santet, dan kebetulan ada 1 klien yang ternyata adalah tukang santet. Inilah kesempatan baik untuk berdiskusi langsung pada praktisinya. Dulu kami fokus pada teknik penyembuhan Energy Healing dan sekarang kami lebih fokus pada Senam Penyeimbangan Otot. Sekedar info, jika anda membuka tempat terapi, kadang yang datang terapi hanya ingin menguji saja, karena sebenarnya mereka juga praktisi penyembuhan, mungkin saja metodanya berbeda.  Ini lah yang kami alami. 

   Awalnya mengeluh jari - jarinya nyeri, mengingat usia masih muda, kami menduga akibat kecelakaan atau penggunaan yang berlebih (over use) , ternyata benar, beliau mengaku bekerja sebagai pemijat. Setelah sesi terapi, ternyata beliau berkenan untuk membuka diri dan dengan jujur mengatakan bahwa juga berpraktek sebagai tukang santet. 

     Karena kebetulan kami juga menguasai energy healing, sedikit kami test beliau untuk mendeteksi beberapa ruang di komplek gedung kami yang punya penyimpangan energy (angker) , dan ternyata tepat hasil deteksinya. Jadi kami cukup yakin beliau adalah tukang santet.

      Hal baru yang kami dapatkan, bahwa santet sekarang sudah lebih maju, lebih halus, dan tersamar. Jika dulu santet mengirim benda - benda masuk ke tubuh yang disantet dan bisa meninggal, saat ini pemesan santet bisa memilih untuk hanya membuat klien tersiksa dan tidak meninggal. Caranya ? membuat nyeri bagian tubuh tertentu.Teknik santet adalah permainan pengiriman energy dan sering disertai ritual tertentu sesuai ilmu yang dimiliki dan diyakini si tukang santet. Santet yang menyebabkan nyeri pada bagian tubuh tertentu , bisanya merusak keseimbangan energy pada area tubuh yang dituju sehingga fungsi tubuh menjadi terganggu dan nyeri.

Contoh paktek jasa santet : 

Bp A order santet  untuk membuat nyeri di bahu  Bp. B,  sang tukang santet mampu mengatur jam berapa akan nyeri dan jam berapa akan sembuh sesuai order Bp. A. Jika Bp. B yang disantet percaya kena santet dan datang ke dukun yang katanya mampu menyembuhkan santet, maka terjadilah pelepasan atau pembersihan energy santet, maka nyeri akan sembuh.

Bp. A akan memeriksa apakah santet berhasil atau tidak, ketika tahu ternyata santet nya gagal atau lepas, maka akan order lagi . Kali ini mungkin minta santet yang lebih kuat dengan harapan tidak bisa di lepaskan olah dukun santet lain.  Jadi, tukang santet juga punya tingkatan ilmu , semakin tinggi ilmunya, semakin susah santet di lepas.

Sangat sering terjadi orang yang kena santet akan juga minta dukun santet yang menyembuhkannya untuk membalas santet, jadi kedua belah pihak saling menyantet . Ini jadi seru, karena perang santet tidak kelihatan mata, hanya mereka yang tahu siapa menyantet siapa dan yang kalah bisa meninggal.

Nyeri kena santet, biasanya tidak bisa di deteksi oleh sistem pengobatan medis pada umumnya, karena ini bentuk permainan energy.

Terakhir sebelum pulang, ada nasehat yang diberikan kepada saya " Pak, karena teknik Bp, bisa menyembuhkan nyeri, maka sebaiknya Bapak hati - hati terhadap pasien yang kena santet dan kebetulan sembuh di terapi di tempat Bapak. Karena tukang santet bisa jadi akan menyantet Bapak juga, karena jengkel santetnya dilepaskan atau digagalkan" . Mendengar nasehat ini, saya hanya berserah terhadap perlindungan Tuhan.


Kembali ke cerita awal.

Pertanyaannya, apakah kedua klien diatas benar menderita nyeri karena kena santet ?

Kami tegaskan " T I D A K   T A H U  "

Tetapi keduanya sembuh hanya dengan 1x datang dan hanya melakukan " Senam Penyeimbangan Otot " secara rutin .

Demikian sharing kami, mengenai klien yang menderita nyeri dan merasa diakibatkan kena santet. Semoga menambah pengetahuan kita semua.

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Rabu, 21 Mei 2014

TELAH TERBIT, BUKU "SENAM PENYEIMBANGAN OTOT" , MEMBAHAS NYERI DAN SOLUSINYA DENGAN CARA YANG BERBEDA

          Jika anda mengalami nyeri otot yang tidak kunjung sembuh, scoliosis, kecetit yang sering kambuh, mungkin buku ini yang anda butuhkan.

          Kerinduan untuk membagikan pengalaman selama lebih dari 3 tahun berinteraksi dengan ribuan klien yang mengalami nyeri otot dan sendi, maka telah kami terbitkan sebuah buku yang yang berjudul "Senam Penyeimbangan Otot" tingkat dasar.

         Buku ini, membahas tentang nyeri dari sisi yang mungkin sama sekali berbeda dari buku - buku yang ada di pasaran. Seluruh Toko Buku Gramedia, Togamas dan Uranus di kota Surabaya, sudah kami jelajahi, untuk mencari buku yang membahas tentang nyeri. Tidak banyak buku yang membahas nyeri dan solusinya. Banyak buku hanya menjelaskan tentang nyeri,  tetapi tidak ada solusi yang jelas. Setelah baca, tetap tidak bisa menyembuhkan nyeri. Misal solusinya : jaga pola makan, istirahat yang cukup, olah raga secukupnya, jangan angkat beban berat, banyak minum air putih, jaga postur dll. Apakah ini solusi nyeri ? Menurut kami, tidak hanya saat  nyeri kita harus melakukan hal tesebut, setiap hari kita harus melakukan hal tersebut. Jadi itu bukan solusi yang spesifik dan jelas untuk mengatasi nyeri.

           Dengan memiliki buku ini, anda akan mendapatkan informasi gerakan senam penyeimbangan otot tingkat dasar,  persis seperti anda terapi di tempat kami .  Isi buku fokus pada bagaimana menyembuhkan nyeri , tanpa omong kosong, tanpa basi basi, tanpa obat dan operasi.

Data :
Ukruran Buku       :   B5
Kertas                    :   Art Paper
Warna  isi               :  Hitam Putih
Jumlah Halaman    :  44 halaman
Terbit                      :  Mei 2014
Harga jual Rp. 200.000,- /exp , belum termasuk ongkos kirim

Pemesanan bisa menghubungi kami di telp/sms : 031- 4025 4788 atau bisa juga email ke : sanctuarymind@gmail.com

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Sabtu, 26 Oktober 2013

PENGOBATAN SARAF TERJEPIT

Saraf terjepit, termasuk topik kesehatan yang begitu banyak dibahas dan tidak ada habisnya. Banyak cara yang diyakini oleh penyedia jasa ataupun obat yang mampu menyembuhkan saraf terjepit. Pertanyaannya , berapa % tingkat keberhasilannya dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk bebas dari nyeri saraf terjepit.

Orang yang mengalami tingkat nyeri sangat tinggi akan sangat tersiksa dan seringkali sudah tidak lagi menggunakan akal sehat untuk menyembuhkan nyeri tersebut. "Yang terpenting adalah bagaimana nyeri ini bisa hilang selamanya" titik

Nyeri yang luar bisa menyiksa dan banyaknya orang yang menderita keluhan tersebut , membuat banyaknya jasa atau obat yang berusaha untuk menolong mengatasi keluhan tersebut.

Ramuan  , minuman, juice dan lain - lain yang mengaku obat dewa, mengklaim bisa menyembuhkan saraf terjepit. Apakah benar ? Silahkan tanya kepada penjual obat dewa tersebut, apa yang dimaksud saraf terjepit dan bagaimana cara obat dewa tersebut menyembuhkan saraf terjepit.

Teknik pijat , akupuntur dan sejenisnya , traksi, refleksi, teknik chiropractic dan sejenisnya  apakah bisa menyembuhkan saraf terjepit ? Silahkan tanya kepada penyedia jasa tersebut, apa yang dimaksud saraf terjepit dan bagaimana cara teknik mereka tersebut menyembuhkan saraf terjepit.

Sebelum kita menyembuhkan keluhan saraf terjepit , kita harus paham dahulu apa dan bagaimana terjadinya saraf terjepit.

Mengulang artikel kami di :
http://www.terapinyeri.com/2011/09/beda-kecetit-dan-saraf-terjepit.html

Berikut penjelasannya : 
"Banyak orang bercerita tentang saraf terjepit, tetapi ceritanya kadang kurang tepat. Untuk jelasnya, perhatikan gambar terlampir. Tulang belakang manusia terdiri dari beberapa tulang , dimana antar tulang ada disc atau cakram yang menyambungkannya. Dimulai dari atas ke bawah, yaitu cervical ( leher), torak (punggung atas), lumbar (punggung bawah) dan sacrum (tulang ekor).

Saraf terjepit diakibatkan oleh adanya disk antar tulang belakang yang tertekan sehingga inti dari disk yang seperti gel (agar-agar) keluar dan menekan saraf tulang belakang. Istilah untuk kejadian ini biasa disebut HNP (hernia nucleus pulposus). Akibat dari saraf terjepit diduga menyebabkan nyeri punggung. Bukan hanya itu, nyeri bisa menjalar sampai paha, betis dan ujung kaki, jika saraf sciatic juga terjepit. Nyeri ini disebut Sciatica."

Sebetulnya, masalah saraf terjepit , yang sangat ingin dihilangkan adalah NYERI yang di duga disebabkan oleh saraf terjepit tersebut .(mungkin lebih banyak terapi yang menjanjikan bahwa nyeri akan berkurang atau hilang)

Jika kita mau menyembuhkan saraf terjepit, berarti kita membuat inti dari disk yang telah keluar, menjadi masuk kembali sehingga tidak lagi menjepit saraf. (tidak banyak terapi yang mengklaim mampu melakukan hal ini)

Solusi - solusi
A. Tindakan operasi , memotong  inti disk yang keluar sehingga tidak menekan saraf kembali.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum melakukan tindakan operasi sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah tindakan operasi tersebut, menjamin tidak terjadi HNP di
    tempat lain di tulang belakang ? Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus
    siap untuk adanya operasi lagi !
4. Apakah menjamin setelah dioperasi nyeri pasti hilang ? Jika tidak
    menjamin ???
5. Apa efek samping dari operasi ? Ketahuilah lebih jelas.  
6. Berapa biayanya ? (Saat ini berkisar diatas 60 juta rupiah )

B. Minum obat dewa.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum minum obat dewa sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ? Apakah bisa membuat inti disk
    kembali masuk ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah minum obat dewa, menjamin tidak terjadi HNP di tempat
    lain di tulang belakang ? Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus siap
    minum obat dewa lagi !
4. Apa efek samping dari obat dewa? Ketahuilah lebih jelas.
6. Berapa botol harus minum ?
7. Berapa biayanya ? ( 1 botol ada yang 500 ribu rupiah sampai jutaan rupiah)


C. Terapi pijat , akupuntur dan sejenisnya , traksi, refleksi, teknik chiropractic dan sejenisnya.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum terapi sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ? Apakah bisa membuat inti disk
    kembali masuk ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah terapi, menjamin tidak terjadi HNP di tempat lain di tulang
    belakang ?  Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus siap terapi lagi !
4. Apa efek samping dari terapi? Ketahuilah lebih jelas.
6. Berapa kali harus terapi ? ( ada yang minimal 6 bulan , seminggu 2x terapi)
5. Berapa biayanya ? ( saat ini ada yang 1 x terapi 650 ribu rupiah sampai
    jutaan, tetapi banyak pula yang biayanya seiklasnya)

Solusi menurut kami di Sanctuary Mind

Bagaimana kalau  ada terapi yang sbb :
1. Tingkat keberhasilan yang memuaskan
2. Tanpa resiko jika gagal.
3. Kemungkinan terjadi HNP di tempat lain sangat minim.
4. Sangat minim atau bahkan tanpa efek samping
5. Sangat murah dan sebagian besar  klien hanya 1 x terapi tatap muka, bahkan tidak perlu tatap muka juga berhasil dengan baik.(konsultasi jarak jauh)

Jika anda tertarik,  bisa menghubungi kami, sebagai pertimbangan , apa yang kami lakukan sbb :

1. Fokus pada teknik untuk membuat inti disk yang keluar masuk kembali, dengan teknik untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang yang menderita HNP. Jujur saja, pengalaman kami selama ini, banyak kasus, dimana HNP tetap ada, tetapi nyeri sudah hilang.

2. Teknik yang sederhana yang membuat klien dengan mudah melakukan terapi sendiri di rumah. Pengalaman kami,  sebagian besar klien hanya cukup 1 x terapi tatap muka, selebihnya bisa melakukan terapi sendiri sesuai petunjuk yang kami berikan.

3. Teknik yang teruji, dengan tingkat keberhasilan yang tinggi , tanpa obat  dan operasi, pijat, tusuk, setrum , alat-alat terapi dan magnet apapun .

4. Bukan magic , transfer energy , bukan hipnotherapy, pengendalian pikiran dll,   tidak terkait dengan agama / kepercayaan tertentu.

Berpikirlah kritis , sebelum melakukan pilihan terapi terbaik bagi anda. 

Pertanyaan atau diskusi, bisa ditujukan ke alamat email kami : sanctuarymind@gmail.com

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Selasa, 06 Agustus 2013

NYERI SENDI LUTUT DAN SOLUSINYA

Data dari para klien  yang menderita nyeri lutut, kami mendapatkan data, sekitar 90% penderitanya adalah perempuan. Biasanya klien yang ke tempat kami, sebelumnya sudah banyak berkelana untuk mencari cara untuk menyembuhkan nyeri lutut yang di deritanya. Ketika kami informasikan bahwa kami bisa membantu keluhan nyeri lutut tanpa obat dan operasi, hampir semua skeptis , kecuali yang datang ke tempat kami karena referensi dari klien kami dan handai taulannya . 

Dari informasi klien yang berkelana mencari pengobatan,  rata - rata, pada awal pengobatan dengan suatu terapi , nyeri berkurang dan yang jadi masalah, mereka harus datang terapi lagi dan lagi , sampai kapan ? Tidak ada yang tahu. Cerita lain lagi, mereka diminta minum ramuan , obat, juice dan lain - lain ,bahkan ada yang  mengklaim sebagai obat dewa, karena diyakini mampu menyembuhkan segala macam penyakit. Pertanyaannya, sampai kapan harus minum ramuan, obat, juice dan lain lain ? Tidak ada yang tahu.

Ada klien yang sudah ganti lutut pada lutut kanan karena nyeri dan saat ini lutut yang kiri juga nyeri, apakah harus juga ganti lutut yang kiri sebagai solusinya ?

Sebagian besar artikel yang bercerita tentang nyeri lutut,  menyalahkan proses penuaan sebagai biang keladinya. Oh, itu wajar, karena olie nya lutut sudah berkurang, maka terjadi pengapuran.  Dengan alasan ini , maka wajar kalau  minum  obat dll,  untuk penambah olie. Tetapi kalau tetap nyeri , mungkin sudah waktunya untuk ganti lutut dengan logam,  yang dijamin tidak bakal bisa merasakan nyeri.

Memang benar,  sebagian besar klien yang menderita keluhan nyeri lutut sudah berusia diatas 50 tahun. Sebagian besar sudah menopause, dan mereka sudah menerima kondisi bahwa olie di  lutut sudah berkurang dan bisa  berakibat nyeri.

Jika alasan diatas dianggap benar , maka berarti benar juga,  bahwa usia pakai lutut kita tanpa nyeri hanya sekitar 50 tahun ?  Kami yakin itu tidak benar. Kami yakin Tuhan menciptakan lutut kita untuk bisa dipakai seumur hidup. Lalu, mengapa pada kenyataanya, banyak yang mengalami nyeri  lutut ketika usia sekitar 50 tahun ? Jawaban yang kami dapat adalah " Karena kita kurang benar menggunakan lutut" Solusinya ? pelajari teknik menggunakan lutut yang benar, dan lakukan sebagaimana mestinya. 

Beberapa kali kami berkunjung ke daerah pegunungan dan perkebunan, kami melihat banyak ibu - ibu dengan usia lebih dari 50 tahun, berjalan menaiki bukit dan membawa beban, dan yang luar biasa, tanpa nyeri lutut. Apa yang membedakan ? Apakah mereka tidak menopause ? Kami pastikan, mereka sama dengan perempuan lain dan mengalami menopause.Jadi kesimpulan kami, menopause tidak menyebabkan nyeri lutut. Kami melihat, mereka menggunakan lutut dengan benar.

Apa yang dimaksud dengan teknik menggunakan lutut dengan benar
Harus dipahami, lutut adalah sendi penghubung antara panggul dan ankle , jadi,  bagaimana cara kita berjalan lah yang harus diperbaiki. Saran - saran  kami sebagai berikut :
1. Jika berjalan, pastikan arah telapak kaki mengarah lurus ke depan, bukan serong keluar atau ke dalam.
2. Pastikan tumitlah yang pertama menyentuh tanah, bukanya pisau kaki atau jari kaki.
3. Pastikan tempurung lutut, menghadap ke depan, bukannya serong keluar atau ke dalam.

Apa yang terjadi dengan hanya memperbaiki cara jalan tersebut ? 
Hampir semua klien yang mengalami keluhan nyeri  lutut , bisa terbantu dengan baik, bahkan yang sudah ganti lutut dengan logam  pada salah satu lututnyapun , tidak jadi ganti lutut yang satunya.

Banyak yang berkomentar "Kok begitu sederhana ?" , mungkin banyak orang yang merasa untuk bisa sembuh harus dengan prosedur dan cara yang rumit supaya kelihatan canggih, tetapi kami justru mencari cara yang paling sederhana, tetapi menyelesaikan penyebabnya.  

Tidak semua keluhan nyeri lutut bisa diatasi dengan cara diatas, nyeri akibat kecelakaan, tumor dan kanker tidak bisa sembuh hanya dengan melakukan cara diatas.

Demikian sharing kami mengenai Nyeri Sendi Lutut dan Solusinya, semoga bisa menambah wawasan kita bersama.

Pertanyaan dan diskusi, bisa disampaikan di : sanctuarymind@gmail.com.

salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.