Sunday, 18 June 2017

SOLUSI NYERI BAHU

Keluhan nyeri bahu sungguh sangat menyiksa, seringkali nyeri tambah parah saat malam hari. Kondisi demikian membuat kualitas hidup penderitanya jadi berkurang. 

Kami akan bahas kodisi nyeri bahu , sesuai dengan pengalaman kami membantu klien selama ini .

Sebelumnya, ada baiknya kita lihat anatomi dari bahu sebagai berikut :
TAMPAK DEPAN
TAMPAK BELAKANG




Dari gambar anatomi di atas, bisa dijelaskan bahwa struktur  bahu terdiri dari  4 tulang  yaitu : Scapula ( Entong - Entong), Clavicle ( Colar Bone), Acromion dan Humerus (Tulang Lengan Atas)

Tulang saja, tidak akan bisa bergerak tanpa ada yang menggerakkan. Siapa yang menggerakkan tulang ? Tentu saja OTOT,  biasa juga disebut Muscle

Ada 4 otot yang mengatur pergerakan bahu yaitu : Supraspinatus (atas) , Infraspinatus (belakang), Teres Minor (bawah)  dan subscapularis (depan)

Agar pergerakan menjadi lebih baik maka ada bursa dibawah acromion


 Ada berbagai macam keluhan nyeri bahu antara lain :

1.  Frozen Shoulder atau disebut pula Adhesive Capsulitis.
     Biasanya penderita keluhan ini mengalami keterbatasan gerak karena bahu nyeri,
     misal : kesulitan mengangkat tangan di atas kepala, menggerakkan tangan ke
     punggung belakang , menyilangkan tangan di depan badan.

2. Rotator Cuff Tear
    Rotatror Cuff terdiri dari 4 tendon untuk menstabilkan gerakan Humerus (lengan atas).
    Jika terjadi radang atau putus, maka akan menyebabkan lemahnya pergerakan lengan.

3. Shoulder Bursitis & Impengement
    Terjadi radang pada bursa yang berisi cairan yang tugas utamanya mengurangi  friksi
    antara kulit dan tulang  saat terjadi gerakan. Hal ini terjadi karena adanya penyempitan
    ruang bursa akibat perubahan posisi tulang. Nyeri, kaku  dan bengkak pada bahu bisa
    terjadi.

Selain itu, kondisi nyeri bahu bisa juga disebabkan oleh arthritis, patah tulang, dislokasi , Labral Tear , Tendonitis dll.

Selanjutnya, kami sampaikan pengalaman klien - klien kami sebagai berikut.

1. Nyeri Bahu Karena Kecelakaan
    Tahun 2013, Seorang klien datang dengan tangan kanan menggunakan Arm Sling atau
    Penyangga Tangan di kanan. Kecelakaan sudah 3 bulan lalu, pengobatan yang sudah
    dilakukan belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Kondisi sangat menyiksa dan
    mengganggu karena semua karena semua aktifitas makan, mandi dll harus pakai tangan
    kiri.

    Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, sudah bisa menggerakkan tangan kembali . 


Sebelum Terapi

Sesudah Terapi

 2. Nyeri Bahu Tanpa Diketahui Sebabnya
     Tahun 2013, Seorang Ibu, datang ke tempat terapi dengan keluhan tidak bisa 
      mengangkat tangan kanan melewati bahu sekalipun. Kami coba untuk angkat 
      dari depan juga tidak bisa, dari samping juga tidak bisa. Aktifitas selama tidak 
      menggunakan kemampuan tangan ke atas kepala, tidak terlalu menyiksa. 
      Hal yang ditakutkan , semakin hari, semakin rendah kemampuan mengangkat 
      lengan ke atas. Pengobatan medis yang sudah dilakukan belum menampakkan hasil.

      Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, sudah bisa menggerakan tangan ke atas
      seperti  normal lagi.


Sebelum Terapi

   
Sebelum Terapi
Sesudah Terapi
3. Nyeri Bahu Karena Salah Posisi Tidur
    Tahun 2016, Seorang Ibu datang ke tempat terapi dengan keluhan nyeri bahu hebat, 
    selain tidak bisa mengangkat tangan diatas bahu, tetapi juga tidak mampu membuka 
    pintu bahkan mengangkat gelas sekalipun. Semua pengobatan dari medis sampai 
    alternatif belum membuahkan hasil. Justru semakin parah, Penyebabnya sungguh 
    sepele, salah posisi tidur.

    Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, tangan sudah mulai bisa naik melewati kepala.

Sebelum Terapi

Sesudah Terapi

Contoh klien diatas, adalah klien yang mengalami keajaiban dalam 1 jam terapi , kami menyebutnya " One Hour Wonder"

Tidak semua klien mengalami keajaiban dalam 1 jam, tetapi sering kami temui dalam praktek sehari  - hari.

Lalu apa diagnosa dari kondisi klien tersebut ?  Kami melihat hanya 1 diagnosa, yaitu :  "ADANYA KETIDAK SEIMBANGAN OTOT"  

Bagaimana dengan diagnosa medis ? Dengan segala hormat dan respek, kami tidak berkomentar. Tetapi dengan berbagai diagnosa yang diberikan pada klien - klien diatas, mereka bisa sembuh dengan 1 diagnosa kami, yaitu " ADANYA KETIDAK SEIMBANGAN OTOT"

Pengobatan akan bisa terlaksana dengan baik, jika diagnosanya tepat.

Untuk diskusi, bisa hubungi kami di telp  : 089 629 085 618 (Hot Line) atau 0812 3558 5981, email : sanctuarymind@gmail.com.


salam,
sanctuary mind
Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Sunday, 30 April 2017

NYERI ADALAH AKIBAT MASALAH FISIK ATAU EMOSI ?

Banyak klien datang ke Sanctuary Mind dengan kondisi emosi yang sangat tidak nyaman. Dari wajah klien , tampak terlihat rasa frustasi, takut, cemas menahan nyeri dan lain  - lain.

Mengapa demikian ?   Ada 2 alasan utama yang sering kami temukan :

1. Mereka menahan nyeri yang sudah lama dan menyiksa, sungguh mengganggu hidup.
Betul , alasan di atas adalah yang paling rasional. Andai mengalami nyeri lebih dari 3 bulan, adakah orang yang bisa senang ? Tentu saja tidak

2. Mereka  frustasi, cemas, kuatir, karena nyeri tidak sembuh - sembuh.
Sebetulnya banyak dari klien sudah pernah sembuh , tetapi kambuh lagi dan harus terapi lagi tanpa tahu kapan akan sembuh. Bisa juga klien sudah minum obat, ramuan atau apapun yang dipercaya menyembuhkan nyeri,  tetapi nyeri sembuh sementara dan selalu kambuh lagi.  

Lalu, bagaimana pendapat Sanctuary Mind  tentang hal diatas ?

Pertama tama, kita harus punya pemahaman yang benar tentang nyeri. Nyeri bukanlah penyakit tetapi hanya sinyal. Sungguh celaka, jika kita mematikan sinyal tanpa mengetahui , apa yang menyebabkan sinyal itu muncul. Jadi tidak heran, setelah nyeri sembuh, maka akan kambuh lagi. Mengapa? karena yang dihilangkan hanya nyerinya saja, tetapi bukan penyebab mengapa nyeri itu muncul

Kedua, kita harus pahami, bahwa  kita terdiri dari Mind (pikiran) dan Tubuh Fisik (Body). Mind dan Body tidak pernah terpisahkan. Jika Body tidak nyaman, maka Mind juga demikian. Sebaliknya, jika Mind tidak nyaman, maka Body juga akan tidak nyaman.

Jadi tidak heran, banyak juga  terapi yang mungkin bisa menyembuhkan nyeri dengan menyembuhkan masalah emosi yang ada. Kami termasuk golongan yang percaya pada batasan tertentu.

Sejak tahun 2010 sampai saat ini 2017  , kami selalu mengamati setiap klien. Apakah nyeri di sebabkan pikiran  atau masalah fisik? Ternyata lebih 90% hanya masalah fisik. Jadi apa yang kami fokuskan adalah Senam Penyeimbangan Otot.

Ada orang yang sangat yakin dengan kemampuan menyembuhkan masalah emosi, karena sangat penasaran, maka kami "Tantang" untuk meyembuhkan klien yang nyeri lutut, dengan tanggung jawab mereka jika ada masalah dengan klien. Ternyata orang tersebut tidak berani.

Coba bayangkan, nyeri lutut karena radang sendi. Dengan teknik menyembuhkan masalah emosi, nyeri hilang dan orang itu latihan lari misalnya, apakah tidak akan tambah cidera ?  Kami yakin 1.000%,  bukan hanya 100%, akan tambah cidera. Karena yang di hilangkan adalah nyerinya, bukan penyebab nyeri atau radang sendinya.

Jika anda membaca artikel ini dari awal sampai baris ini dengan benar, maka dengan sendirinya anda sudah paham mengapa nyeri tidak boleh dimatikan. Mengapa ? karena nyeri itu hanya sinyal. Nyeri adalah penolong kita,  memberitahukan adanya masalah. Sekali lagi, sungguh celaka, mematikan nyeri tanpa menyembuhkan penyebab nyeri itu muncul.

Teknik terapi di  Sanctuary Mind , seringkali klien juga menyebutnya "Knowledge Terapi" , karena setiap klien kami jelaskan penyebab nyeri yang ada. Jika klien bisa menerima dan memahami  knowledge/pengetahuan tentang nyeri, otomatis ketegangan, kecemasan akan nyeri  berkurang dengan cepat. 

Jika klien tidak terbuka dan tidak menerima,  kami persilahkan cari terapi lain, daripada buang - buang waktu dan biaya dengan terapi yang tidak dipercayai. Itulah sebabnya, 90% klien kami adalah klien dari referensi klien yang sudah pernah terapi dan hanya  10% klien yang datang terapi karena mendapatkan dari info di website. 

Untuk diskusi, bisa hubungi kami di telp  : 089 629 085 618 (Hot Line) atau 0812 3558 5981, email : sanctuarymind@gmail.com.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Wednesday, 15 March 2017

TERSIKSA NYERI TULANG EKOR

Berikut sharing dari Ibu Theresia Yuni, Surabaya.  Beliau terapi di tempat kami Agustus tahun 2012, jadi sudah hampir 5 tahun lalu. Kami berterima kasih, Ibu Theresia Yuni berkenan untuk berbagi untuk kita semua. Berikut penuturan Ibu Theresia Yuni :

Ibu Theresia Yuni
" Saya menderita nyeri tulang ekor. Sangat tersiksa, terutama jika  setelah  duduk lama, terus berdiri, terasa nyeri sekali. Nyeri paling parah sehabis naik sepeda motor.

Saya sudah ke dokter, dan diberikan obat. Setelah minum obat, nyerinya hilang, tetapi akan kambuh lagi jika obatnya sudah habis. Selain itu, saya juga berusaha mencari pengobatan alternatif yaitu pijat. Tetapi tidak ketemu sakitnya, sepertinya sakitnya di dalam,  tukang pijatnya kesulitan. Jadi pijatpun belum menunjukkan hasil.

Karena nyeri sudah sangat menyiksa, saya coba cari informasi tentang pengobatan nyeri di internet, dan ketemulah Sanctuary Mind. Akhirnya saya terapi di Sanctuary Mind

Sejak pertama saya melakukan terapi di Sanctuary Mind, nyeri sudah berkurang dan secara rutin saya lakukan sendiri di rumah, akhirnya nyeri hilang sama sekali.

Saya juga heran, ternyata terapi di Sanctury Mind sangat mudah dan menurut saya bisa dilakukan oleh semua orang dengan hasil yang memuaskan. Selain itu biaya sangat terjangkau. Saya hanya cukup datang terapi 1x saja.

Berdasarkan pengalaman saya ini, saya menyarankan jika ada bp/ibu yang menderita keluhan nyeri, dan sudah berobat kemana - mana tidak kunjung sembuh, ada terapi tanpa obat yang bisa membantu keluhan nyeri , cobalah ke Sanctuary Mind.

Puji Tuhan, sudah 5 tahunan ini, keluhan nyeri tulang ekor saya tidak pernah kambuh lagi "

Salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Tuesday, 14 February 2017

BEDA NYERI AKUT DAN NYERI KRONIS

Setiap ada telepon dari klien, selalu ada  hal penting yang kami tanyakan , yaitu : sejak kapan nyeri terjadi dan apa pemicunya. Dari jawaban klien tersebut , kami bisa kategorikan klien menderita nyeri akut atau kronis.

Apa perbedaan utama dari nyeri akut dan kronis ?  yaitu waktu atau durasi nyeri yang sudah dialami. Karena kami fokus nyeri akibat otot dan sendi, jadi kalau nyeri lebih dari 2 minggu tanpa ada perbaikan kondisi, kami sebut kronis. Jika kurang dari 2 minggu kami sebut akut.

Dari pengalaman kami, nyeri akut cenderung lebih terus terang , konstan dan lebih mudah untuk ditelusuri penyebabnya. Misal, angkat beban, keseleo, tertimpa benda , jatuh dll.

Berbeda dengan nyeri kronis, seringkali  tidak terus terang, karena pada saat tertentu nyeri , tetapi saat tertentu hilang. Seringkali pula ,  nyeri terjadi setelah aktifitas tertentu, misal : nyeri terjadi jika berdiri lebih dari 5 menit, sedangkan jika kurang dari 5 menit, tidak nyeri.  Atau seringkali pula nyeri hanya terjadi malam hari, sedangkan pagi hari sembuh.

Nyeri kronis bisa terjadi bertahun - tahun. Jadi tidak heran , klien dengan nyeri kronis, sering frustasi, karena saat berobat, selalu ditanya , apakah saat ini nyeri, dan nyerinya dimana ? Padahal saat datang ke tempat terapi,  nyeri sedang tidak muncul. Yang sering membingungkan pula, sering nyeri pindah lokasi atau menjalar, misal nyeri dari punggung sampai jari kaki.

Pengobatan yang cenderung dengan metoda fisik atau symptomatik (hanya mengobati gejalanya saja) , misal pijat dan atau  alat terapi, tentu akan kesulitan. Ada klien yang datang ke tempat kami dengan kondisi kulit biru - biru  gelap seperti gosong,  dari pinggang sampai kaki, ternyata akibat pijat dan terapi dengan alat yang digosok  yang katanya bisa menghilangkan nyeri. Mengapa bisa demikian ? Karena nyeri tidak jelas , jadi terapis  melakukan terapi pijat maupun alat pada lokasi yang di duga nyeri sepanjang punggung sampai jari kaki.

Banyak klien dengan nyeri kronis, selama sesi terapi, bisa bercerita banyaknya pengobatan yang dilakukan. Obat  membantu hanya sementara, jika efek obat habis, nyeri akan muncul lagi. 

Mengapa nyeri kronis terjadi ? Menurut kami karena pengobatan atau terapi tidak mampu menemukan dan mengobati penyebab terjadinya nyeri, mereka hanya sibuk meredakan nyeri . Jika hal demikian terjadi, maka tidak heran, nyeri akan kambuh kembali. 

Bagaimana dengan terapi Sanctuary Mind ?  Kami mencari penyebab nyeri,  mengapa klien nyeri, jika kami ketahui dan bisa bantu, maka kami akan lakukan terapi, jika tidak, maka kami akan tolak klien, agar tidak buang waktu dan biaya terapi di tempat kami. 

Banyak klien yang telah kami tolak, karena penyebab nyerinya bukan hal bisa kami bantu. Misal : nyeri karena diabetes, infeksi , virus, tumor, kanker , osteoporosis, hormonal, autoimune dll. Kejujuran dan keterbukaan klien menceritakan keluhan, dan pengobatan apa saja yang telah dilakukan, akan sangat membantu kami untuk menganalisa penyebab nyeri. 

99 %  klien yang datang ke tempat kami adalah klien yang menderita nyeri kronis. Ada klien yang datang ke tempat kami, menderita nyeri lutut selama 30 tahun. Jika minum obat bisa beraktifitas jika tidak maka akan nyeri dan tidak mampu beraktifitas. Super kronis.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Tuesday, 10 January 2017

AKIBAT SARAF KEJEPIT (HNP) DI LEHER, NYERI DI BELIKAT DAN TANGAN LEMAH

Berikut sharing Bp. Akhir Ali, dari Jakarta. Beliau terapi di Sanctuary Mind, 31 Desember 2015.

Bp. Akhir Ali
" Saya Bp. Akhir Ali,  usia 43 thn,  menderita nyeri punggung atas sebelah kiri,  di bawah belikat kiri dan tangan kanan mulai agak lemah. Akibatnya, posisi tidurpun jadi susah,  bahkan kalau bersin atau batuk, nyerinya tambah terasa.

Saya sudah coba beberapa terapi pijat, bahkan yang terkenal di Jakarta, spesialis saraf kejepit, tetapi perubahannya sedikit saja dan menghabiskan biaya dan waktu. Saya juga membeli obat herbal / rempah yang ditempelkan dipunggung dan obat gosok. Perubahannya lumayan dan nyeri berkurang,  tetapi sayang,  obatnya agak mahal dan cuma tahan untuk 20 hari.

Kemudian saya konsultasi ke dokter Orthopedi dan dilakukan MRI, hasilnya ada Spondilosis Cervical dan Saraf Kejepit (Hernia Nucleus Puplposus) di leher. Kata dokter penyebabnya salah posisi angkat beban berat dan juga faktor usia. Saya disarankan untuk operasi.

Bersyukurlah jaman internet sekarang banyak membantu mencari informasi, sehingga saya menemukan Sanctuary Mind, terapi nyeri tanpa obat dan tanpa operasi,  plus biaya yang sangat bersahabat dibanding terapi yang lain dan hasilnya langsung terasa setelah 1 jam terapi.

Setelah 1 bulan terapi secara mandiri di rumah, nyeri punggung benar-benar hilang dan tangan kanan saya kembali normal.

Saya terapi di Sanctuary Mind,  tanggal 31 Desember 2015 dan Alhamdulilah, sampai sekarang (10 Januari 2017) masih sehat. Pernah juga nyerinya kambuh karena keseringan olahraga tenis meja dan jarang mempraktekkan Senam Penyeimbangan Otot,  karena sudah sehat. Untuk itu,  memang sebaiknya rutin melakukan senamnya walaupun tidak setiap hari.

Saran saya bagi penderita saraf kejepit (HNP), mungkin ada yang masih ragu dengan Metoda Sanctuary Mind, tidak ada salahnya untuk mencoba,  karena saya jumpa beberapa penderita, mereka tidak yakin akan hal ini.

Terima kasih juga kepada Bp. Dominicus , semoga makin banyak orang yang tertolong."

Bp. Akhir Ali, hanya 1x datang terapi di Sanctuary Mind. Menurut kami, beliau sangat antusias berlatih "Senam Penyeimbangan Otot" yang kami ciptakan dan dari catatan kami, beliau cukup aktif untuk bertanya kepada kami jika ada yang kurang paham. Kasus ini kembali lagi membuktikan, banyak kasus saraf kejepit yang sudah divonis operasi, seringkali bisa sembuh tanpa operasi dengan metoda Sanctuary Mind.

Kami mengucapkan Selamat untuk kesembuhan Bp. Akhir Ali

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Monday, 21 November 2016

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) , NYERI SEPERTI KESETRUM DARI PUNGGUNG SAMPAI KAKI

Berikut penuturan Bp . Mulyono Hadi Purwanto, dari Surabaya.

Bp. Mulyono Hadi Purwanto
" Awalnya saya mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana saya naik sepeda, ditabrak sepeda motor dan saya jatuh dengan pinggul kena aspal terlebih dahulu. Tetapi kejadian itu saya anggap biasa dan saya merasa tidak ada keluhan berarti.  Beberapa hari kemudian , saat saya sedang bekerja, saya merasa sakit di punggung bawah yang menjalar sampai kaki dan segera saya pulang untuk  istirahat. Besok paginya saya tidak bisa berdiri, lutut lemas dan punggung bawah sampai punggung kaki terasa nyeri seperti kena setrum listrik.

Sebagai pertolongan pertama , saya berobat  ke tukang pijat sangkal putung, dan hari itu juga saya bisa berjalan lagi, walaupun tidak normal seperti sediakala. Setelah pijat 3 x, tukang pijat menyerah, karena dikatakan darah tidak mengalir dengan normal ke bagian kaki. 

Selanjutnya selama 4 bulan berikutnya saya ke dokter dan setiap minggu kontrol, tetapi belum ada kemajuan. Rasa nyeri seperti kesetrum dari punggung bawah sampai kaki, setiap saat tiada henti. Akibat sakit tersebut, saya tidak bisa tenang, seperti ikan Lele kena garam, jadi bergerak terus. (mulet (bahasa Jawa)). Sungguh siksaan tidak terkira.

Akhirnya pihak rumah sakit menyarankan untuk MRI, untuk bisa membuat diagnosa lebih baik mengenai keluhan yang saya derita.  Hasilnya saya positif kena Saraf Kejepit (HNP) di L3-L4. Mungkin ini akibat kecelakaan beberapa bulan sebelumnya.

Dokter menyarankan untuk operasi, saya sebenarnya tidak mau operasi karena takut lumpuh jika operasi gagal. Akhirnya saya pasrah setuju di operasi, setelah berdiskusi dengan istri. Operasi ditetapkan besok pagi.

Entah bagaimana, saat hari operasi tiba, ternyata , ruang operasi penuh, jadi operasi di tunda.  Akhirnya, yang tadinya melalui jalur non BPJS, saya putuskan ambil jalur BPJS. Setelah beberapa minggu belum dapat kepastian, karena harus antri, akhirnya saya putuskan batal operasi.

Mulailah saya berkelana mencari pengobatan alternatif. Tusuk jarum sekitar 16 x belum ada hasil. Refleksi 8 x , akhirnya tukang pijatnya menyerah, karena saat di tusuk telapak kaki saya tidak merasakan nyeri seperti kebanyakan orang. Sarafnya mungkin sudah mati, kata tukang pijat refleksi. 

Saya juga pernah ke dukun paranormal, disuruh beli minyak seharga Rp. 2 juta, untuk memagari rumah, karena katanya saya kena santet, ternyata setelah dipagari pakai minyak tersebut, saya tetap tidak sembuh. Akhirnya disuruh beli minyak lagi seharga Rp. 16 juta, karena yang nyantet sudah berubah pakai dukun santet yang lebih sakti. Untuk kali ini saya tolak, dan saya tidak datang lagi.

Pijat , kop, obat herbal dll sudah terlalu banyak dan tanpa hasil. Karena saat itu , jika ada informasi terapi yang bisa menyembuhkan saraf kejepit selalu saya datangi, walaupun itu di luar kota. Saya sangat ingin sembuh dan bebas dari siksaan nyeri ini.

Pernah juga terapi alternatif, dengan air panas dan alkohol yang sering tayang di TV , biaya paket terapi berjuta - juta, terapi selama 5 hari , saat itu terasa nyaman. Hari Minggu saya pulang, Senin malam sudah sakit lagi. Setelah saya hubungi terapi tersebut, katanya diminta tambah paket lagi. Saya putuskan tidak menambah paket, karena biayanya sangat mahal menurut ukuran saya.

Semula saya punya 2 mobil mikrolet, semua habis terjual untuk biaya pengobatan  - pengobatan tersebut.

Saya sudah habis biaya banyak dan tanpa hasil, sementara nyeri semakin menyiksa, tidak bisa tidur, jikapun tidur hanya sebentar , setelah bangun , langsung nyeri lagi. Sempat saya merasa putus asa, dan ingin bunuh diri saja supaya penderitaan ini berakhir, tetapi saya takut dosa, sehingga saya urungkan.

Setelah 7 bulan berobat tanpa hasil dan nyeri semakin menyiksa, pada 14 Januari 2016, saya terapi ke Sanctuary Mind. Saya tahu Sanctuary Mind dari istri saya yang browsing di internet. Setelah 1 x terapi dan saya terapkan di rumah secara rutin, mulai ada hasil, tetapi saya rasa belum maksimal.  Maret 2016, saya kembali untuk terapi lagi di Sanctuary Mind untuk memastikan apakah terapi sudah benar dan mungkin ada gerakan tambahan.

Akhirnya, Juli 2016, saya sembuh dan bisa aktifitas dengan normal. Semua teman dan saudara banyak yang tidak percaya, saya bisa sembuh tanpa operasi. Padahal dulu saya sempat dimarahi karena tidak mau operasi.

Jujur saja, untuk sembuh , saya melalui perjuangan keras untuk bisa rutin terapi sesuai petunjuk dari Bp. Dominicus Tan, founder Sanctuary Mind. Semua keluarga heran dengan ketekunan saya. Saya yakin terapi ini pasti berhasil karena ada kemajuan walaupun tidak banyak, tetapi semakin hari semakin baik. 

Mengenai biaya dan metoda terapi, selama pengalaman saya terapi, TIDAK ADA TERAPI YANG LEBIH MURAH DAN LEBIH MUDAH DARI TERAPI SANCTUARY MIND.

Berbeda dengan terapi lain, saya harus kembali berkali  - kali, tetapi di Sanctuary Mind justru diharapkan hanya 1 x datang terapi dan biaya sangat terjangkau.  Sangat berbeda.

Demikian testimoni saya, semoga berguna bagi penderita saraf kejepit."

Saat testimoni ini dibuat pada tgl 21 November 2016, Bp . Mulyono duduk diskusi sekitar 1 jam dan terbukti tanpa keluhan. Jika ingat saat datang terapi bulan Januari 2016, Bp Mulyono terus bergerak kesakitan seperti ikan Lele kena garam. Kami kagum dengan ketekunan beliau. Selamat untuk Bp. Mulyono Hadi Purwanto.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Thursday, 17 November 2016

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) KARENA LATIHAN YOGA ?

Untuk kesekian kali, hari ini, kami kembali menerima klien dengan keluhan saraf kejepit (HNP), sesuai hasil MRI , HNP terjadi di L4-L5. Kali ini klien dari luar kota.

Ketika kami tanyakan apa yang menjadi penyebabnya ? "Karena latihan Yoga Pak" begitu penuturannya.

Kejadian ini cukup banyak kami temui dalam praktek sehari - hari.

Pertanyaannya , "APAKAH BENAR, YOGA MENYEBABKAN SARAF KEJEPIT (HNP) ?" jawaban kami jelas "TIDAK"

Kalau tidak, mengapa banyak kasus cedera karena latihan Yoga ?

Berikut pendapat kami :

Semua aktifitas gerak memerlukan proses persiapan otot. Hampir semua klien yang cedera karena latihan yoga,  hampir selalu diakibatkan oleh :

1. Latihan yang kurang kontinyu, sering absen latihan.
2. Mengejar untuk bisa gerakan tertentu tanpa memperhatikan proses yang benar.(bersaing dengan sesama peserta latihan)
3. Sudah ada potensi cedera sebelum latihan.

Pertanyaan berikutnya, "APAKAH SEMUA GERAKAN YOGA, AMAN DILAKUKAN UNTUK SETIAP ORANG ? , jawaban kami jelas "TIDAK".

Setiap gerakan , mengaktifasi otot tertentu, bisa berakibat positif pada keluhan tertentu , tetapi bisa menjadi negatif pada keluhan tertentu pula.

Jadi setiap gerakan , kita harus tahu efeknya. Semisal obat, selalu ada efek sampingnya. Tanpa mengetahui efek sampingnya, justru berbahaya.

Sebagai contoh, gerakan cium lutut, menurut kami, baik untuk kasus stenosis,  tetapi sangat buruk untuk HNP.

Orang yang tidak paham , sangat mudah menjadi lebih parah, bahkan cedera jika melakukan gerakan tersebut.

Celakanya, ada orang yang tidak paham, dengan polosnya justru ingin tampil di youtube dengan memberikan contoh gerakan untuk saraf terjepit dll. Mereka belum tentu paham, tetapi mungkin tujuannya baik. Banyak klien kami, yang sudah mencoba beberapa gerakan di youtube dan gagal sembuh dari nyeri yang di derita.

Jadi, jika anda ingin latihan Yoga, atau olah raga apapun, pastikan anda dalam bimbingan orang yang paham. 

Ada klien menderita scoliosis, menjadi lebih parah setelah latihan Yoga. Kami yakin yang salah bukan Yoga, tetapi pelatihnya yang tidak paham, gerakan apa yang baik untuk Scolisosis.

Kami sering mendapat klien,  justru rekomendasi dari pelatih Yoga. Karena tidak semua pelatih Yoga paham tentang keluhan  nyeri, semisal: HNP, Stenosis, Sciatica, Piriformis, Sacroiliac Joint, OA dll. Mereka dengan bijaksana memberikan informasi ke klien, alternatif solusi yang mungkin bisa membantu.

Ibarat Yoga adalah lagu, jika terdengar sumbang, pasti bukan karena lagunya, tetapi karena penyanyinya tidak baik .

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini
Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy



DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.