Wednesday, 25 October 2017

APAKAH KECETIT BOLEH DI PIJAT ?

Banyak sekali pertanyaan baik dari klien maupun diskusi di beberapa forum di internet tentang "Apakah Kecetit Boleh di Pijat ?"

Supaya tidak terlalu melebar, maka kami batasi sesuai pengalaman kami menangani klien yang kena kecetit.

Dari total klien kami yang datang terapi, 90% datang karena referensi dari teman , saudara , bahkan dari orang yg belum pernah terapi di tempat kami, tetapi mengenal orang yang sudah terapi di tempat kami.  Sedangkan 10% klien kami, datang terapi karena informasi di internet di web site kami : www.terapinyeri.com.

Yang 10 % tersebut, sebagian besar sudah mengetahui terapi kami beberapa bulan yang lalu, tetapi mereka tidak mau terapi di tempat kami, karena metodanya sangat aneh. Tanpa pijat, obat, sentuhan dll, hanya berupa gerakan untuk menyeimbangkan otot.

Jadi sangat sering, orang telp dan bertanya " Pak, saya di pijat saja tidak sembuh, bagaimana mungkin di terapi di Sanctuary Mind, tanpa pijat bisa sembuh ?" klien tersebut sudah berkelana cari tukang pijat dan kecetitnya tetap belum sembuh. Karena belum puas berkelana, klien tersebut terus mencari tukang pijat . Tentu saja kami berharap klien tersebut mendapatkan kesembuhan.

Supaya tidak mengulang penjelasan, mengenai definisi kecetit, bisa klik di sini

Kembali ke pertanyaan awal : "Apakah Kecetit Boleh di Pijat ? "

Jawaban kami : BOLEH

Tetapi , pastikan tukang pijatnya paham tentang pijat dan paham apa dan bagaimana kecetit itu ?

Orang yang tidak paham, tidak layak memberikan terapi , karena justru berbahaya, bukannya tambah sembuh, tetapi bisa lebih parah.

Ada klien bercerita,  setelah pijat, kecetit langsung sembuh, tetapi beberapa saat kemudian, kambuh lagi dan setelah 18 x pijat, tukang pijatnya menyerah. Padahal ini tukang pijat terkenal dengan ribuan klien.

Ada juga yang sudah pijat ke 11 tukang pijat, tetapi kecetitnya tetap kambuh.

Mengapa bisa kambuh?  Jawabannya : Karena penyebab kecetitnya tidak diperbaiki.

Hanya orang yang paham yang bisa memperbaiki masalah kecetit.

Dengan contoh kasus klien diatas, bukan berarti pijat tidak bisa menyembuhkan kecetit.

Pijat adalah metoda terapi, tetapi jika gagal menyembuhkan, bukan metodanya yang salah, tetapi tukang pijatnya yang kurang paham.

"Ibarat lagu, jika terdengar sumbang, yang salah bukan lagunya, tetapi penyanyinya."

Bagimana solusi kecetit di  Sanctuary Mind, tetap sama sejak tahun 2010, tanpa pijat, sentuhan, obat dll. Hanya beberapa gerakan untuk memperbaiki masalah otot.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Thursday, 31 August 2017

PENTINGNYA SECOND OPINION DALAM PENYEMBUHAN NYERI

Karena kami fokus di bidang nyeri, maka judul artikel,  kami buat yang berhubungan dengan nyeri. Padahal sepengetahuan kami, second opinion atau pendapat kedua atau pendapat lain, sangat diperlukan para klien yang merasa pengobatan yang telah dilakukan belum mendapatkan hasil atau belum maksimal.

Ada acara di TV yang menggambarkan pentingnya second opinion yaitu acara " Monster Inside Me" ditayangkan oleh Animal Planet. Setiap episode adalah kisah nyata dari banyak orang yang menderita gejala atau symptom yang sepertinya sepele, tetapi karena diagnosis yang tidak tepat, justru makin parah . Bahkan sampai tindakan operasi harus dilakukan, bukannya sembuh, tetapi lebih memperburuk kedaan. Mengapa ? Hanya 1 jawabannya: "KEGAGALAN MENEGAKKAN DIAGNOSIS YANG BENAR"  .

Dalam acara TV tersebut, ternyata penyebab berbagai keluhan akibat adanya parasit dalam tubuh. Tetapi gejala yang di derita klien beraneka ragam dan membuat para yang berwenang menegakkan diagnosis bisa salah jika tidak hati - hati . Seringkali diperlukan pendapat dari 10, bahkan lebih, dari yang berwenang menegakkan diagnosis, baru diagnosis yang tepat ditemukan. Karena proses tersebut seringkali lama dan memakan waktu, maka banyak klien tidak tertolong dengan sempurna. Mereka sembuh tetapi dengan kondisi yang sudah cacat.

Demikian pula dalam praktek kami sehari - hari. 99% klien yang datang ke tempat kami adalah klien yang menderita nyeri dan sudah melakukan terapi atau pengobatan di tempat lain. Beberapa dari mereka bahkan sudah melakukan operasi , dan juga telah terapi berbagai macam cara dari yang logis sampai yang menurut sebagian orang tidak logis. Tetapi nyeri belum juga hilang bahkan bisa lebih parah.

Menurut kami, terapi atau pengobatan yang berhasil dimulai dari :

1. Diagnosis Yang Benar
    Pada kenyataannya, banyak yang di informasikan kepada klien bukannya diagnosis,
    tetapi kondisi , misal saraf kejepit, itu kondisi, bukan diagnosis. Diagnosis harus 
    menjawab, mengapa bisa terjadi kondisi saraf kejepit. 

2. Tindakan Terapi Atau Pengobatan Yang Benar
    Jika diagnosis salah, maka sangat logis tindakan terapi atau pengobatan akan bisa salah 
    juga. Dengan dignosis yang benar, maka terapi dan pengobatan akan mampu 
    memberikan hasil yang maksimal. Sering pula, diagnosis benar pun, tidak menjamin 
    Terapi atau Pengobatan tersedia sesuai dengan diagnosis. 

Jadi, sebagai klien, kita harus berani dan seharusnya berhak tahu, diagnosis yang telah 
diberikan. Salah satu carannya, adalah bertanya :

1. Apa Keluhan Saya ?
2. Mengapa Keluhan Saya Bisa Terjadi ?
3. Apakah Terapi dan Pengobatan Yang Akan Diberikan bisa Menyembuhkan atau 
    Hanya Mengurangi Gejalanya Saja?

Jika anda sebagai klien tidak diberikan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan - pertanyaan diatas, ada baiknya untuk cari pendapat lain atau second opinion. Kesehatan anda sangat berharga, jangan biarkan terapi atau pengobatan diberikan oleh bukan orang yang mampu atau ahlinya.

Konsultasikan dan dapatkan second opinion dari kami, untuk masalah nyeri anda. Hub : 089 629 085 618 atau 0812 3558 5981


salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini
Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.  


Sunday, 18 June 2017

SOLUSI NYERI BAHU

Keluhan nyeri bahu sungguh sangat menyiksa, seringkali nyeri tambah parah saat malam hari. Kondisi demikian membuat kualitas hidup penderitanya jadi berkurang. 

Kami akan bahas kodisi nyeri bahu , sesuai dengan pengalaman kami membantu klien selama ini .

Sebelumnya, ada baiknya kita lihat anatomi dari bahu sebagai berikut :
TAMPAK DEPAN
TAMPAK BELAKANG




Dari gambar anatomi di atas, bisa dijelaskan bahwa struktur  bahu terdiri dari  4 tulang  yaitu : Scapula ( Entong - Entong), Clavicle ( Colar Bone), Acromion dan Humerus (Tulang Lengan Atas)

Tulang saja, tidak akan bisa bergerak tanpa ada yang menggerakkan. Siapa yang menggerakkan tulang ? Tentu saja OTOT,  biasa juga disebut Muscle

Ada 4 otot yang mengatur pergerakan bahu yaitu : Supraspinatus (atas) , Infraspinatus (belakang), Teres Minor (bawah)  dan subscapularis (depan)

Agar pergerakan menjadi lebih baik maka ada bursa dibawah acromion


 Ada berbagai macam keluhan nyeri bahu antara lain :

1.  Frozen Shoulder atau disebut pula Adhesive Capsulitis.
     Biasanya penderita keluhan ini mengalami keterbatasan gerak karena bahu nyeri,
     misal : kesulitan mengangkat tangan di atas kepala, menggerakkan tangan ke
     punggung belakang , menyilangkan tangan di depan badan.

2. Rotator Cuff Tear
    Rotatror Cuff terdiri dari 4 tendon untuk menstabilkan gerakan Humerus (lengan atas).
    Jika terjadi radang atau putus, maka akan menyebabkan lemahnya pergerakan lengan.

3. Shoulder Bursitis & Impengement
    Terjadi radang pada bursa yang berisi cairan yang tugas utamanya mengurangi  friksi
    antara kulit dan tulang  saat terjadi gerakan. Hal ini terjadi karena adanya penyempitan
    ruang bursa akibat perubahan posisi tulang. Nyeri, kaku  dan bengkak pada bahu bisa
    terjadi.

Selain itu, kondisi nyeri bahu bisa juga disebabkan oleh arthritis, patah tulang, dislokasi , Labral Tear , Tendonitis dll.

Selanjutnya, kami sampaikan pengalaman klien - klien kami sebagai berikut.

1. Nyeri Bahu Karena Kecelakaan
    Tahun 2013, Seorang klien datang dengan tangan kanan menggunakan Arm Sling atau
    Penyangga Tangan di kanan. Kecelakaan sudah 3 bulan lalu, pengobatan yang sudah
    dilakukan belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Kondisi sangat menyiksa dan
    mengganggu karena semua karena semua aktifitas makan, mandi dll harus pakai tangan
    kiri.

    Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, sudah bisa menggerakkan tangan kembali . 


Sebelum Terapi

Sesudah Terapi

 2. Nyeri Bahu Tanpa Diketahui Sebabnya
     Tahun 2013, Seorang Ibu, datang ke tempat terapi dengan keluhan tidak bisa 
      mengangkat tangan kanan melewati bahu sekalipun. Kami coba untuk angkat 
      dari depan juga tidak bisa, dari samping juga tidak bisa. Aktifitas selama tidak 
      menggunakan kemampuan tangan ke atas kepala, tidak terlalu menyiksa. 
      Hal yang ditakutkan , semakin hari, semakin rendah kemampuan mengangkat 
      lengan ke atas. Pengobatan medis yang sudah dilakukan belum menampakkan hasil.

      Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, sudah bisa menggerakan tangan ke atas
      seperti  normal lagi.


Sebelum Terapi

   
Sebelum Terapi
Sesudah Terapi
3. Nyeri Bahu Karena Salah Posisi Tidur
    Tahun 2016, Seorang Ibu datang ke tempat terapi dengan keluhan nyeri bahu hebat, 
    selain tidak bisa mengangkat tangan diatas bahu, tetapi juga tidak mampu membuka 
    pintu bahkan mengangkat gelas sekalipun. Semua pengobatan dari medis sampai 
    alternatif belum membuahkan hasil. Justru semakin parah, Penyebabnya sungguh 
    sepele, salah posisi tidur.

    Setelah 1 jam terapi di Sanctuary Mind, tangan sudah mulai bisa naik melewati kepala.

Sebelum Terapi

Sesudah Terapi

Contoh klien diatas, adalah klien yang mengalami keajaiban dalam 1 jam terapi , kami menyebutnya " One Hour Wonder"

Tidak semua klien mengalami keajaiban dalam 1 jam, tetapi sering kami temui dalam praktek sehari  - hari.

Lalu apa diagnosa dari kondisi klien tersebut ?  Kami melihat hanya 1 diagnosa, yaitu :  "ADANYA KETIDAK SEIMBANGAN OTOT"  

Bagaimana dengan diagnosa medis ? Dengan segala hormat dan respek, kami tidak berkomentar. Tetapi dengan berbagai diagnosa yang diberikan pada klien - klien diatas, mereka bisa sembuh dengan 1 diagnosa kami, yaitu " ADANYA KETIDAK SEIMBANGAN OTOT"

Pengobatan akan bisa terlaksana dengan baik, jika diagnosanya tepat.

Untuk diskusi, bisa hubungi kami di telp  : 089 629 085 618 (Hot Line) atau 0812 3558 5981, email : sanctuarymind@gmail.com.


salam,
sanctuary mind
Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Sunday, 30 April 2017

NYERI ADALAH AKIBAT MASALAH FISIK ATAU EMOSI ?

Banyak klien datang ke Sanctuary Mind dengan kondisi emosi yang sangat tidak nyaman. Dari wajah klien , tampak terlihat rasa frustasi, takut, cemas menahan nyeri dan lain  - lain.

Mengapa demikian ?   Ada 2 alasan utama yang sering kami temukan :

1. Mereka menahan nyeri yang sudah lama dan menyiksa, sungguh mengganggu hidup.
Betul , alasan di atas adalah yang paling rasional. Andai mengalami nyeri lebih dari 3 bulan, adakah orang yang bisa senang ? Tentu saja tidak

2. Mereka  frustasi, cemas, kuatir, karena nyeri tidak sembuh - sembuh.
Sebetulnya banyak dari klien sudah pernah sembuh , tetapi kambuh lagi dan harus terapi lagi tanpa tahu kapan akan sembuh. Bisa juga klien sudah minum obat, ramuan atau apapun yang dipercaya menyembuhkan nyeri,  tetapi nyeri sembuh sementara dan selalu kambuh lagi.  

Lalu, bagaimana pendapat Sanctuary Mind  tentang hal diatas ?

Pertama tama, kita harus punya pemahaman yang benar tentang nyeri. Nyeri bukanlah penyakit tetapi hanya sinyal. Sungguh celaka, jika kita mematikan sinyal tanpa mengetahui , apa yang menyebabkan sinyal itu muncul. Jadi tidak heran, setelah nyeri sembuh, maka akan kambuh lagi. Mengapa? karena yang dihilangkan hanya nyerinya saja, tetapi bukan penyebab mengapa nyeri itu muncul

Kedua, kita harus pahami, bahwa  kita terdiri dari Mind (pikiran) dan Tubuh Fisik (Body). Mind dan Body tidak pernah terpisahkan. Jika Body tidak nyaman, maka Mind juga demikian. Sebaliknya, jika Mind tidak nyaman, maka Body juga akan tidak nyaman.

Jadi tidak heran, banyak juga  terapi yang mungkin bisa menyembuhkan nyeri dengan menyembuhkan masalah emosi yang ada. Kami termasuk golongan yang percaya pada batasan tertentu.

Sejak tahun 2010 sampai saat ini 2017  , kami selalu mengamati setiap klien. Apakah nyeri di sebabkan pikiran  atau masalah fisik? Ternyata lebih 90% hanya masalah fisik. Jadi apa yang kami fokuskan adalah Senam Penyeimbangan Otot.

Ada orang yang sangat yakin dengan kemampuan menyembuhkan masalah emosi, karena sangat penasaran, maka kami "Tantang" untuk meyembuhkan klien yang nyeri lutut, dengan tanggung jawab mereka jika ada masalah dengan klien. Ternyata orang tersebut tidak berani.

Coba bayangkan, nyeri lutut karena radang sendi. Dengan teknik menyembuhkan masalah emosi, nyeri hilang dan orang itu latihan lari misalnya, apakah tidak akan tambah cidera ?  Kami yakin 1.000%,  bukan hanya 100%, akan tambah cidera. Karena yang di hilangkan adalah nyerinya, bukan penyebab nyeri atau radang sendinya.

Jika anda membaca artikel ini dari awal sampai baris ini dengan benar, maka dengan sendirinya anda sudah paham mengapa nyeri tidak boleh dimatikan. Mengapa ? karena nyeri itu hanya sinyal. Nyeri adalah penolong kita,  memberitahukan adanya masalah. Sekali lagi, sungguh celaka, mematikan nyeri tanpa menyembuhkan penyebab nyeri itu muncul.

Teknik terapi di  Sanctuary Mind , seringkali klien juga menyebutnya "Knowledge Terapi" , karena setiap klien kami jelaskan penyebab nyeri yang ada. Jika klien bisa menerima dan memahami  knowledge/pengetahuan tentang nyeri, otomatis ketegangan, kecemasan akan nyeri  berkurang dengan cepat. 

Jika klien tidak terbuka dan tidak menerima,  kami persilahkan cari terapi lain, daripada buang - buang waktu dan biaya dengan terapi yang tidak dipercayai. Itulah sebabnya, 90% klien kami adalah klien dari referensi klien yang sudah pernah terapi dan hanya  10% klien yang datang terapi karena mendapatkan dari info di website. 

Untuk diskusi, bisa hubungi kami di telp  : 089 629 085 618 (Hot Line) atau 0812 3558 5981, email : sanctuarymind@gmail.com.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Wednesday, 15 March 2017

TERSIKSA NYERI TULANG EKOR

Berikut sharing dari Ibu Theresia Yuni, Surabaya.  Beliau terapi di tempat kami Agustus tahun 2012, jadi sudah hampir 5 tahun lalu. Kami berterima kasih, Ibu Theresia Yuni berkenan untuk berbagi untuk kita semua. Berikut penuturan Ibu Theresia Yuni :

Ibu Theresia Yuni
" Saya menderita nyeri tulang ekor. Sangat tersiksa, terutama jika  setelah  duduk lama, terus berdiri, terasa nyeri sekali. Nyeri paling parah sehabis naik sepeda motor.

Saya sudah ke dokter, dan diberikan obat. Setelah minum obat, nyerinya hilang, tetapi akan kambuh lagi jika obatnya sudah habis. Selain itu, saya juga berusaha mencari pengobatan alternatif yaitu pijat. Tetapi tidak ketemu sakitnya, sepertinya sakitnya di dalam,  tukang pijatnya kesulitan. Jadi pijatpun belum menunjukkan hasil.

Karena nyeri sudah sangat menyiksa, saya coba cari informasi tentang pengobatan nyeri di internet, dan ketemulah Sanctuary Mind. Akhirnya saya terapi di Sanctuary Mind

Sejak pertama saya melakukan terapi di Sanctuary Mind, nyeri sudah berkurang dan secara rutin saya lakukan sendiri di rumah, akhirnya nyeri hilang sama sekali.

Saya juga heran, ternyata terapi di Sanctury Mind sangat mudah dan menurut saya bisa dilakukan oleh semua orang dengan hasil yang memuaskan. Selain itu biaya sangat terjangkau. Saya hanya cukup datang terapi 1x saja.

Berdasarkan pengalaman saya ini, saya menyarankan jika ada bp/ibu yang menderita keluhan nyeri, dan sudah berobat kemana - mana tidak kunjung sembuh, ada terapi tanpa obat yang bisa membantu keluhan nyeri , cobalah ke Sanctuary Mind.

Puji Tuhan, sudah 5 tahunan ini, keluhan nyeri tulang ekor saya tidak pernah kambuh lagi "

Salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Tuesday, 14 February 2017

BEDA NYERI AKUT DAN NYERI KRONIS

Setiap ada telepon dari klien, selalu ada  hal penting yang kami tanyakan , yaitu : sejak kapan nyeri terjadi dan apa pemicunya. Dari jawaban klien tersebut , kami bisa kategorikan klien menderita nyeri akut atau kronis.

Apa perbedaan utama dari nyeri akut dan kronis ?  yaitu waktu atau durasi nyeri yang sudah dialami. Karena kami fokus nyeri akibat otot dan sendi, jadi kalau nyeri lebih dari 2 minggu tanpa ada perbaikan kondisi, kami sebut kronis. Jika kurang dari 2 minggu kami sebut akut.

Dari pengalaman kami, nyeri akut cenderung lebih terus terang , konstan dan lebih mudah untuk ditelusuri penyebabnya. Misal, angkat beban, keseleo, tertimpa benda , jatuh dll.

Berbeda dengan nyeri kronis, seringkali  tidak terus terang, karena pada saat tertentu nyeri , tetapi saat tertentu hilang. Seringkali pula ,  nyeri terjadi setelah aktifitas tertentu, misal : nyeri terjadi jika berdiri lebih dari 5 menit, sedangkan jika kurang dari 5 menit, tidak nyeri.  Atau seringkali pula nyeri hanya terjadi malam hari, sedangkan pagi hari sembuh.

Nyeri kronis bisa terjadi bertahun - tahun. Jadi tidak heran , klien dengan nyeri kronis, sering frustasi, karena saat berobat, selalu ditanya , apakah saat ini nyeri, dan nyerinya dimana ? Padahal saat datang ke tempat terapi,  nyeri sedang tidak muncul. Yang sering membingungkan pula, sering nyeri pindah lokasi atau menjalar, misal nyeri dari punggung sampai jari kaki.

Pengobatan yang cenderung dengan metoda fisik atau symptomatik (hanya mengobati gejalanya saja) , misal pijat dan atau  alat terapi, tentu akan kesulitan. Ada klien yang datang ke tempat kami dengan kondisi kulit biru - biru  gelap seperti gosong,  dari pinggang sampai kaki, ternyata akibat pijat dan terapi dengan alat yang digosok  yang katanya bisa menghilangkan nyeri. Mengapa bisa demikian ? Karena nyeri tidak jelas , jadi terapis  melakukan terapi pijat maupun alat pada lokasi yang di duga nyeri sepanjang punggung sampai jari kaki.

Banyak klien dengan nyeri kronis, selama sesi terapi, bisa bercerita banyaknya pengobatan yang dilakukan. Obat  membantu hanya sementara, jika efek obat habis, nyeri akan muncul lagi. 

Mengapa nyeri kronis terjadi ? Menurut kami karena pengobatan atau terapi tidak mampu menemukan dan mengobati penyebab terjadinya nyeri, mereka hanya sibuk meredakan nyeri . Jika hal demikian terjadi, maka tidak heran, nyeri akan kambuh kembali. 

Bagaimana dengan terapi Sanctuary Mind ?  Kami mencari penyebab nyeri,  mengapa klien nyeri, jika kami ketahui dan bisa bantu, maka kami akan lakukan terapi, jika tidak, maka kami akan tolak klien, agar tidak buang waktu dan biaya terapi di tempat kami. 

Banyak klien yang telah kami tolak, karena penyebab nyerinya bukan hal bisa kami bantu. Misal : nyeri karena diabetes, infeksi , virus, tumor, kanker , osteoporosis, hormonal, autoimune dll. Kejujuran dan keterbukaan klien menceritakan keluhan, dan pengobatan apa saja yang telah dilakukan, akan sangat membantu kami untuk menganalisa penyebab nyeri. 

99 %  klien yang datang ke tempat kami adalah klien yang menderita nyeri kronis. Ada klien yang datang ke tempat kami, menderita nyeri lutut selama 30 tahun. Jika minum obat bisa beraktifitas jika tidak maka akan nyeri dan tidak mampu beraktifitas. Super kronis.

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Tuesday, 10 January 2017

AKIBAT SARAF KEJEPIT (HNP) DI LEHER, NYERI DI BELIKAT DAN TANGAN LEMAH

Berikut sharing Bp. Akhir Ali, dari Jakarta. Beliau terapi di Sanctuary Mind, 31 Desember 2015.

Bp. Akhir Ali
" Saya Bp. Akhir Ali,  usia 43 thn,  menderita nyeri punggung atas sebelah kiri,  di bawah belikat kiri dan tangan kanan mulai agak lemah. Akibatnya, posisi tidurpun jadi susah,  bahkan kalau bersin atau batuk, nyerinya tambah terasa.

Saya sudah coba beberapa terapi pijat, bahkan yang terkenal di Jakarta, spesialis saraf kejepit, tetapi perubahannya sedikit saja dan menghabiskan biaya dan waktu. Saya juga membeli obat herbal / rempah yang ditempelkan dipunggung dan obat gosok. Perubahannya lumayan dan nyeri berkurang,  tetapi sayang,  obatnya agak mahal dan cuma tahan untuk 20 hari.

Kemudian saya konsultasi ke dokter Orthopedi dan dilakukan MRI, hasilnya ada Spondilosis Cervical dan Saraf Kejepit (Hernia Nucleus Puplposus) di leher. Kata dokter penyebabnya salah posisi angkat beban berat dan juga faktor usia. Saya disarankan untuk operasi.

Bersyukurlah jaman internet sekarang banyak membantu mencari informasi, sehingga saya menemukan Sanctuary Mind, terapi nyeri tanpa obat dan tanpa operasi,  plus biaya yang sangat bersahabat dibanding terapi yang lain dan hasilnya langsung terasa setelah 1 jam terapi.

Setelah 1 bulan terapi secara mandiri di rumah, nyeri punggung benar-benar hilang dan tangan kanan saya kembali normal.

Saya terapi di Sanctuary Mind,  tanggal 31 Desember 2015 dan Alhamdulilah, sampai sekarang (10 Januari 2017) masih sehat. Pernah juga nyerinya kambuh karena keseringan olahraga tenis meja dan jarang mempraktekkan Senam Penyeimbangan Otot,  karena sudah sehat. Untuk itu,  memang sebaiknya rutin melakukan senamnya walaupun tidak setiap hari.

Saran saya bagi penderita saraf kejepit (HNP), mungkin ada yang masih ragu dengan Metoda Sanctuary Mind, tidak ada salahnya untuk mencoba,  karena saya jumpa beberapa penderita, mereka tidak yakin akan hal ini.

Terima kasih juga kepada Bp. Dominicus , semoga makin banyak orang yang tertolong."

Bp. Akhir Ali, hanya 1x datang terapi di Sanctuary Mind. Menurut kami, beliau sangat antusias berlatih "Senam Penyeimbangan Otot" yang kami ciptakan dan dari catatan kami, beliau cukup aktif untuk bertanya kepada kami jika ada yang kurang paham. Kasus ini kembali lagi membuktikan, banyak kasus saraf kejepit yang sudah divonis operasi, seringkali bisa sembuh tanpa operasi dengan metoda Sanctuary Mind.

Kami mengucapkan Selamat untuk kesembuhan Bp. Akhir Ali

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Mau terapi , tetapi tidak bisa hadir di tempat terapi ? Tidak ada masalah, bisa ikuti Metoda Online Therapy (Terapi Jarak Jauh). Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia. Klik Info & Biaya Terapi Jarak Jauh / Online Therapy


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.