Sabtu, 26 Oktober 2013

PENGOBATAN SARAF TERJEPIT

Saraf terjepit, termasuk topik kesehatan yang begitu banyak dibahas dan tidak ada habisnya. Banyak cara yang diyakini oleh penyedia jasa ataupun obat yang mampu menyembuhkan saraf terjepit. Pertanyaannya , berapa % tingkat keberhasilannya dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk bebas dari nyeri saraf terjepit.

Orang yang mengalami tingkat nyeri sangat tinggi akan sangat tersiksa dan seringkali sudah tidak lagi menggunakan akal sehat untuk menyembuhkan nyeri tersebut. "Yang terpenting adalah bagaimana nyeri ini bisa hilang selamanya" titik

Nyeri yang luar bisa menyiksa dan banyaknya orang yang menderita keluhan tersebut , membuat banyaknya jasa atau obat yang berusaha untuk menolong mengatasi keluhan tersebut.

Ramuan  , minuman, juice dan lain - lain yang mengaku obat dewa, mengklaim bisa menyembuhkan saraf terjepit. Apakah benar ? Silahkan tanya kepada penjual obat dewa tersebut, apa yang dimaksud saraf terjepit dan bagaimana cara obat dewa tersebut menyembuhkan saraf terjepit.

Teknik pijat , akupuntur dan sejenisnya , traksi, refleksi, teknik chiropractic dan sejenisnya  apakah bisa menyembuhkan saraf terjepit ? Silahkan tanya kepada penyedia jasa tersebut, apa yang dimaksud saraf terjepit dan bagaimana cara teknik mereka tersebut menyembuhkan saraf terjepit.

Sebelum kita menyembuhkan keluhan saraf terjepit , kita harus paham dahulu apa dan bagaimana terjadinya saraf terjepit.

Mengulang artikel kami di :
http://www.terapinyeri.com/2011/09/beda-kecetit-dan-saraf-terjepit.html

Berikut penjelasannya : 
"Banyak orang bercerita tentang saraf terjepit, tetapi ceritanya kadang kurang tepat. Untuk jelasnya, perhatikan gambar terlampir. Tulang belakang manusia terdiri dari beberapa tulang , dimana antar tulang ada disc atau cakram yang menyambungkannya. Dimulai dari atas ke bawah, yaitu cervical ( leher), torak (punggung atas), lumbar (punggung bawah) dan sacrum (tulang ekor).

Saraf terjepit diakibatkan oleh adanya disk antar tulang belakang yang tertekan sehingga inti dari disk yang seperti gel (agar-agar) keluar dan menekan saraf tulang belakang. Istilah untuk kejadian ini biasa disebut HNP (hernia nucleus pulposus). Akibat dari saraf terjepit diduga menyebabkan nyeri punggung. Bukan hanya itu, nyeri bisa menjalar sampai paha, betis dan ujung kaki, jika saraf sciatic juga terjepit. Nyeri ini disebut Sciatica."

Sebetulnya, masalah saraf terjepit , yang sangat ingin dihilangkan adalah NYERI yang di duga disebabkan oleh saraf terjepit tersebut .(mungkin lebih banyak terapi yang menjanjikan bahwa nyeri akan berkurang atau hilang)

Jika kita mau menyembuhkan saraf terjepit, berarti kita membuat inti dari disk yang telah keluar, menjadi masuk kembali sehingga tidak lagi menjepit saraf. (tidak banyak terapi yang mengklaim mampu melakukan hal ini)

Solusi - solusi
A. Tindakan operasi , memotong  inti disk yang keluar sehingga tidak menekan saraf kembali.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum melakukan tindakan operasi sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah tindakan operasi tersebut, menjamin tidak terjadi HNP di
    tempat lain di tulang belakang ? Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus
    siap untuk adanya operasi lagi !
4. Apakah menjamin setelah dioperasi nyeri pasti hilang ? Jika tidak
    menjamin ???
5. Apa efek samping dari operasi ? Ketahuilah lebih jelas.  
6. Berapa biayanya ? (Saat ini berkisar 60 juta rupiah )

B. Minum obat dewa.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum minum obat dewa sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ? Apakah bisa membuat inti disk
    kembali masuk ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah minum obat dewa, menjamin tidak terjadi HNP di tempat
    lain di tulang belakang ? Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus siap
    minum obat dewa lagi !
4. Apa efek samping dari obat dewa? Ketahuilah lebih jelas.  
5. Berapa biayanya ? ( 1 botol ada yang 500 ribu rupiah sampai jutaan rupiah)


C. Terapi pijat , akupuntur dan sejenisnya , traksi, refleksi, teknik chiropractic dan sejenisnya.
Beberapa pertanyaan kritis sebelum terapi sbb:
1. Seberapa besar tingkat keberhasilannya ? Apakah bisa membuat inti disk
    kembali masuk ?
2. Apa resikonya jika gagal ? Siapkah kita menerima resiko tersebut ?
3. Apakah setelah terapi, menjamin tidak terjadi HNP di tempat lain di tulang
    belakang ?  Jika tidak menjamin ? Berarti kita harus siap terapi lagi !
4. Apa efek samping dari terapi? Ketahuilah lebih jelas.
5. Berapa biayanya ? ( saat ini ada yang 1 x terapi 650 ribu rupiah sampai
    jutaan, tetapi banyak pula yang biayanya seiklasnya)

Solusi menurut kami di Sanctuary Mind

Bagaimana kalau  ada terapi yang sbb :
1. Tingkat keberhasilan diatas 90%, dan sangat cepat, bahkan hanya dengan
    1 x terapi pertama.
2. Tanpa resiko jika gagal.
3. Kemungkinan terjadi HNP di tempat lain sangat minim.
4. Sangat minim atau bahkan tanpa efek samping
5. Sangat murah dan 97 %  pasien hanya 1 x terapi tatap muka, bahkan tidak
    perlu tatap muka juga berhasil dengan baik.

Jika anda tertarik,  bisa menghubungi kami, sebagai pertimbangan , apa yang kami lakukan sbb :

1. Fokus pada teknik untuk membuat inti disk yang keluar masuk kembali, dengan teknik untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang yang menderita HNP. Jujur saja, pengalaman kami selama ini, banyak kasus, dimana HNP tetap ada, tetapi nyeri sudah hilang.

2. Teknik yang sederhana yang membuat klien dengan mudah melakukan terapi sendiri di rumah. Pengalaman kami,  97% klien hanya cukup 1 x terapi tatap muka, selebihnya bisa melakukan terapi sendiri sesuai petunjuk yang kami berikan.

3. Teknik yang teruji, dengan tingkat keberhasilan diatas 90% , tanpa obat  dan operasi, pijat, tusuk, setrum , alat-alat terapi dan magnet apapun .

4. Bukan magic , transfer energy , bukan hipnotherapy, pengendalian pikiran dll,   tidak terkait dengan agama / kepercayaan tertentu.

Berpikirlah kritis , sebelum melakukan pilihan terapi terbaik bagi anda.

Pertanyaan atau diskusi, bisa ditujukan ke alamat email kami : sanctuarymind@gmail.com

salam,
sanctuary mind

Selasa, 06 Agustus 2013

NYERI SENDI LUTUT DAN SOLUSINYA

Data dari para klien  yang menderita nyeri lutut, kami mendapatkan data, sekitar 90% penderitanya adalah perempuan. Biasanya klien yang ke tempat kami, sebelumnya sudah banyak berkelana untuk mencari cara untuk menyembuhkan nyeri lutut yang di deritanya. Ketika kami informasikan bahwa kami bisa membantu keluhan nyeri lutut tanpa obat dan operasi, hampir semua skeptis , kecuali yang datang ke tempat kami karena referensi dari klien kami dan handai taulannya . 

Dari informasi klien yang berkelana mencari pengobatan,  rata - rata, pada awal pengobatan dengan suatu terapi , nyeri berkurang dan yang jadi masalah, mereka harus datang terapi lagi dan lagi , sampai kapan ? Tidak ada yang tahu. Cerita lain lagi, mereka diminta minum ramuan , obat, juice dan lain - lain ,bahkan ada yang  mengklaim sebagai obat dewa, karena diyakini mampu menyembuhkan segala macam penyakit. Pertanyaannya, sampai kapan harus minum ramuan, obat, juice dan lain lain ? Tidak ada yang tahu.

Ada klien yang sudah ganti lutut pada lutut kanan karena nyeri dan saat ini lutut yang kiri juga nyeri, apakah harus juga ganti lutut yang kiri sebagai solusinya ?

Sebagian besar artikel yang bercerita tentang nyeri lutut,  menyalahkan proses penuaan sebagai biang keladinya. Oh, itu wajar, karena olie nya lutut sudah berkurang, maka terjadi pengapuran.  Dengan alasan ini , maka wajar kalau  minum  obat dll,  untuk penambah olie. Tetapi kalau tetap nyeri , mungkin sudah waktunya untuk ganti lutut dengan logam,  yang dijamin tidak bakal bisa merasakan nyeri.

Memang benar,  sebagian besar klien yang menderita keluhan nyeri lutut sudah berusia diatas 50 tahun. Sebagian besar sudah menopause, dan mereka sudah menerima kondisi bahwa olie di  lutut sudah berkurang dan bisa  berakibat nyeri.

Jika alasan diatas dianggap benar , maka berarti benar juga,  bahwa usia pakai lutut kita tanpa nyeri hanya sekitar 50 tahun ?  Kami yakin itu tidak benar. Kami yakin Tuhan menciptakan lutut kita untuk bisa dipakai seumur hidup. Lalu, mengapa pada kenyataanya, banyak yang mengalami nyeri  lutut ketika usia sekitar 50 tahun ? Jawaban yang kami dapat adalah " Karena kita kurang benar menggunakan lutut" Solusinya ? pelajari teknik menggunakan lutut yang benar, dan lakukan sebagaimana mestinya. 

Beberapa kali kami berkunjung ke daerah pegunungan dan perkebunan, kami melihat banyak ibu - ibu dengan usia lebih dari 50 tahun, berjalan menaiki bukit dan membawa beban, dan yang luar biasa, tanpa nyeri lutut. Apa yang membedakan ? Apakah mereka tidak menopause ? Kami pastikan, mereka sama dengan perempuan lain dan mengalami menopause.Jadi kesimpulan kami, menopause tidak menyebabkan nyeri lutut. Kami melihat, mereka menggunakan lutut dengan benar.

Apa yang dimaksud dengan teknik menggunakan lutut dengan benar
Harus dipahami, lutut adalah sendi penghubung antara panggul dan ankle , jadi,  bagaimana cara kita berjalan lah yang harus diperbaiki. Saran - saran  kami sebagai berikut :
1. Jika berjalan, pastikan arah telapak kaki mengarah lurus ke depan, bukan serong keluar atau ke dalam.
2. Pastikan tumitlah yang pertama menyentuh tanah, bukanya pisau kaki atau jari kaki.
3. Pastikan tempurung lutut, menghadap ke depan, bukannya serong keluar atau ke dalam.

Apa yang terjadi dengan hanya memperbaiki cara jalan tersebut ? 
Hampir semua klien yang mengalami keluhan nyeri  lutut , bisa terbantu dengan baik, bahkan yang sudah ganti lutut dengan logam  pada salah satu lututnyapun , tidak jadi ganti lutut yang satunya.

Banyak yang berkomentar "Kok begitu sederhana ?" , mungkin banyak orang yang merasa untuk bisa sembuh harus dengan prosedur dan cara yang rumit supaya kelihatan canggih, tetapi kami justru mencari cara yang paling sederhana, tetapi menyelesaikan penyebabnya.  

Tidak semua keluhan nyeri lutut bisa diatasi dengan cara diatas, nyeri akibat kecelakaan, tumor dan kanker tidak bisa sembuh hanya dengan melakukan cara diatas.

Demikian sharing kami mengenai Nyeri Sendi Lutut dan Solusinya, semoga bisa menambah wawasan kita bersama.

Pertanyaan dan diskusi, bisa disampaikan di : sanctuarymind@gmail.com.

salam,
sanctuary mind



Minggu, 26 Mei 2013

PENGOBATAN NYERI GOLFER'S ELBOW VIA KONSULTASI NYERI JARAK JAUH

Berikut komentar Bp. Syahriel Moenir dari Palembang. Keluhan beliau adalah Nyeri Golfer Elbow, dimana keluhan nyeri yang dialami sebagai berikut : 
 
Nyeri pada siku bagian luar kalau ditekan terasa nyeri, juga kalau menggenggam otot antara siku dan telapak tangan terasa sakit dan kekuatan menggenggampun tidak kuat atau tidak sempurna seperti semula, juga kalau mengangkat barang yang ringan saja katakan 1 s/d 2 kg saja terasa sakit dan tidak mampu. Waktu menggengam akan terasa sangat sakit pada siku luar dan otot tangan tadi apabila tangan pada posisi lurus di bandingkan membengkok, jari - jari tangan kadang terasa kaku namun tidak ada kesemutan. Puncaknya ketika main golf , semua pukulan dan permainan  sudah tidak bisa sama sekali

Beliau melakukan konsultasi nyeri jarak jauh, dimana materi exercise kami kirim via email. Berikut komentar beliau : 

"Saya telah menjalani terapi ini mungkin sudah satu bulan lebih, sampai saat ini memang belum pulih 100 % atau seperti semula, namun kemajuan banyak yang saya dapatkan. Sebenarnya pada minggu pertama latihan basic, perubahan tersebut sudah sangat berarti saya rasakan, dan setelah dilanjutkan latihan tahap kedua, saya makin banyak mengalami kemajuan, yang jelas saya sudah sanggup kembali  golf seperti semula dan dengan sedikit sekali hambatan. Masih tersisa sedikit rasa nyeri pada siku dan mungkin juga karena kesalahan yang bertahun - tahun saya lakukan untuk pemulihan tentu perlu proses.Sampai saat ini saya masih melakukan terapi walau tidak rutine seperti semula, karena gangguan sudah minim saya rasakan. Demikian, terima kasih atas advice nya.. Salam Syahriel Moenir"

Salam,
sanctuary mind

info tentang :
Konsultasi Nyeri Jarak Jauh
- Pengobatan Nyeri Tennis Elbow 



Rabu, 02 Januari 2013

PENGOBATAN NYERI TENNIS ELBOW


Bp. Rudy, Surabaya
Berikut komentar Bp. Rudy dari  Surabaya , yang datang ke Sanctuary Mind :  " November 2011, saya menderita nyeri di siku kiri saya. Karena tidak kunjung sembuh, saya ke dokter dan oleh dokter didiagnosa saya menderita "Tennis Elbow". Saat itu saya di berikan suntikan di siku yang sakit dan obat penahan rasa nyeri.  Nyeri langsung hilang . Sekitar 2 atau 3 bulan kemudian., nyeri siku muncul lagi dan ketika saya bawa ke dokter, saya di berikan suntikan lagi, dan nyeri langsung hilang. Saya berpikir nyeri ini sudah sembuh, karena sudah 2x disuntik. Ternyata nyeri muncul lagi dan diberikan suntikan lagi. Total saya mendapat 4 suntikan di tempat yang sama. November 2011  , 1 x suntikan dan tahun 2012 , 3 x suntikan. Bulan Desenber 2012, nyeri muncul lagi, dan sekali lagi dokter akan memberi suntikan dan saya menolak, karena  sepengetahuan saya , dalam 1 tahun hanya boleh 3 x suntikan. Akhirnya saya mencari dokter lain , oleh dokter tersebut saya di sarankan kompres panas dingin, dan diberi balsem yang panas dan latihan otot. Semua obat penahan rasa nyeri juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi lagi. Tetapi cara ini belum berhasil dan keluhan nyeri di siku kiri saya tetap tidak hilang. Minggu lalu saya browsing internet , ingin cari pengobatan untuk keluhan "Tennis Elbow", dan saya menemukan Sanctuary Mind, yang menjanjikan pengobatan "Tennis Elbow" tanpa obat dan  operasi juga tanpa pijat . Karena saya pikir aman , saya coba saja. Ketika datang, ternyata saya hanya diminta melakukan beberapa gerakan seperti senam yang saya pikir sangat sederhana, tetapi ternyata setelah melakukan gerakan tersebut, keluhan nyeri berkurang jauh. Sebelum terapi, untuk mengangkat gelas seperti pada foto, saya tidak sanggup. Tetapi setelah terapi kurang dari 1 jam, ternyata saya mampu mengangkat gelas tanpa masalah. Mengambil dompet di kantong celana, sebelum terapi saya tidak bisa, tetapi saat ini sudah bisa. Demikian komentar saya tentang pengalaman Terapi di   Sanctuary Mind".

salam,
sanctuary mind

Sabtu, 10 November 2012

KONSULTASI NYERI JARAK JAUH

Dengan kemajuan teknologi internet, maka informasi dengan mudah bisa dijangkau oleh orang di wilayah manapun dengan cepat, termasuk website : www.terapinyeri.com

Banyak telp dan email yang kebetulan dari  luar kota Surabaya, yang menanyakan beberapa hal misal :
1. Apakah kami ada cabang di luar kota ? Sampai saat ini belum ada.  
2. Apakah kami bisa bantu klien dengan keluhan nyeri tanpa tatap muka     
    atau bertemu langsung ? Bisa dan sudah banyak yang berhasil.
3. Karena ini konsultasi / terapi jarak jauh , apakah pakai mantra, klenik ,    
    tenaga dalam, transfer energy dll ? Tidak sama sekali
4. Apakah pakai obat, ramuan , jamu , alat pijat dll ? Tidak sama sekali

Pertanyaan lanjutan biasanya " Lalu bagaimana caranya ?"

Berikut penjelasan kami.

Jika ada klien hendak konsultasi, maka tahap awal adalah diskusi dan pengumpulan data keluhan klien, baru bisa diputuskan apakah kami bisa bantu atau tidak. Tidak semua kasus nyeri bisa kami bantu.

Teknik terapi yang kami berikan berupa exercise atau latihan untuk menyembuhkan nyeri. Untuk tahap dasar hanya ada 5 gerakan. Rangkaian gerakan tersebut sudah teruji dengan tingkat keberhasilan diatas 90%. Keluhan seperti Kecetit (sering di duga saraf terjepit) umumnya hanya dengan melakukan 1 x rangkaian gerakan nyeri sudah berkurang jauh.

Jika diperlukan , sesuai kondisi klien, maka akan kami berikan exercise lanjutan yang lebih spesifik pada keluhan dari klien.

Dengan teknik ini , kami membuktikan,  bahwa banyak kasus nyeri bisa disembuhkan dengan mudah oleh klien sendiri, tanpa obat dan operasi. Kunci dari keberhasilan teknik ini adalah kesediaan klien untuk melakukan latihan secara baik dan benar serta harus rutin.

Konsultasi kami berikan selama 1 bulan, dan selama itu,  klien bisa konsultasi via email dan telp tanpa biaya tambahan.

Semua materi video kami kirimkan via email. Begitulah kami membantu klien konsultasi / terapi jarak jauh.

Hubungi kami via email : sanctuarymind@gmail.com untuk informasi lebih lanjut.

salam,
sanctuary mind

Sabtu, 18 Agustus 2012

NYERI TULANG EKOR


Menjawab beberapa email yang menanyakan penanganan “Nyeri Tulang Ekor”, bersama ini kami sharingkan hal tersebut sbb: 

Beberapa kali, kami menerima klien dengan keluhan pada tulang ekor. Hasil foto sinar X dan MRI, oleh dokter dinyatakan normal. Hampir semua klien yang mengalami nyeri ini kebetulan wanita, dan mulai mengalami nyeri saat proses kehamilan dan sesudah melahirkan. 

Nyeri terjadi saat duduk, atau dari duduk hendak berdiri, nyerinya luar biasa. Saat berjalan, tidak terasa nyeri. Karena belum diketahui penyebabnya, maka klien tersebut selama hampir 2 tahun sudah “berkelana” mencari berbagai macam metoda untuk menyembuhkan nyeri tulang ekor tersebut. Jika dipijat, dicari letak nyerinya juga tidak ketemu dengan pasti, sehingga tukang pijatnya jadi bingung harus bagaimana ? 

Kondisi ini membuat klien frustasi, minum obat hanya sembuh sementara, pijat tidak sembuh , akhirnya pasrah dan mulai mengatur cara duduk yaitu pakai bantalan khusus supaya tulang ekor tidak tertekan. Teknik ini berhasil mengendalikan nyeri  tetapi tidak menyembuhkan. 

Ketika berkunjung ke tempat kami, setelah kami analisa , ternyata posisi tulang panggul (pelvic) yang bermasalah, hal ini juga terkait dengan posisi tulang belakang bawah (lumbal) yang membentuk kurva extrim . Kemungkinan besar akibat kompensasi postur saat kondisi hamil. 

Dengan beberapa gerakan sederhana untuk menyelaraskan kembali posisi tulang panggul, nyeri berkurang lebih 50 %. Saat ini klien masih terus menjalankan beberapa gerakan untuk menyelaraskan kembali tulang panggul dan tulang belakang bawah. 

Begitulah pengalaman kami membantu klien dengan keluhan nyeri tulang ekor. Dengan teknik yang sungguh sederhana, seringkali nyeri yang tidak terselesaikan dengan metoda lain, sering berhasil dengan teknik kami. 

Salam, 
Sanctuary mind