KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2011

NYERI LUTUT AKIBAT OSTEOARTHRITIS

Saat ini sangat sering kita mendengar kata osteoartritis atau sering disebut juga pengapuran. Seperti informasi tentang saraf terjepit , istilah pengapuran sering pula salah arti. Berikut penjelasan tentang pengapuran  atau Osteoarthritis atau sering juga di singkat O A. Karena pengapuran paling sering terjadi di lutut , maka kami menggunakan kasus pengapuran pada lutut. Perhatikan gambar di samping. Lutut yang sehat tampak pada gambar lutut sebelah kiri, sedangkan lutut yang terkena pengapuran gambar sebelah kanan. Lutut merupakan pertemuan 2 tulang besar yaitu femur(tulang paha) dan tibia (tulang kering). Fungsi lutut adalah penghubung pinggul dan ankle kaki. Jadi tekanan yang ada pada lutut sangat besar. Untuk memperlancar pergerakan, maka pada ujung tulang femur dan tibia dilindungi oleh tulang rawan atau cartilage dan tubuh juga menambahkan pelumas sebagi pelicin. Tulang rawan  permukaanya licin, sehingga memudahkan pergerakan antar tulang. Pada gambar disamping, tulang

PLACEBO DAN NOCEBO, BUKTI HUBUNGAN PIKIRAN DAN TUBUH

Waktu saya kuliah di Malang, ada teman kost yang sakit flu, dan sangat yakin hanya sembuh setelah berobat ke dokter X. Kejadian ini sungguh terjadi, ketika berangkat dari kost badannya terlihat lemas, dan napasnya berat , sedikit batuk akibat flu. Sampai di ruang tunggu dokter,sakit sudah mulai reda, ketemu dokter dan disuntik , keluar dari ruang praktek wajahnya ceria dan 90 % sudah sembuh dan normal kembali. Pulang dari dokter , membawa beberapa bungkus obat, yang saya lihat isinya hanya  beberapa vitamin. Anehnya belum minum obat sudah sembuh, dan 2 hari kemudian sudah sembuh total. Ini kasus yang bagus dan menggembirakan. Saya sering membuat cerita ini sebagai contoh efek placebo. Klien jadi sembuh karena percaya bahwa dokter yang menanganinya pasti mampu menyembuhkan.  Nocebo adalah kebalikan dari placebo. Sebagai contoh sebagai berikut , ada  klien berangkat berobat dengan kondisi sehat, pulang berobat kondisi jadi  lemas, dan ketakutan luar biasa. Apa yang terjadi ? Tern

BEDA KECETIT DAN SARAF TERJEPIT

LOW BACK PAIN Banyak ditemui kerancuan antara istilah kecetit dan saraf terjepit. Kecetit adalah masalah nyeri, tegang otot, biasa disebut spasme otot. Kecetit, biasanya jauh lebih mudah disembuhkan. Posisi kecetit , bisa di punggung, pinggul, bahkan di perut. Kecetit umumnya akibat  berusaha menjangkau benda dengan posisi yang tidak benar. Misal, seorang klien kecetit di perut, sehingga kalau berjalan tegak , otot perut ketarik dan nyeri. Setelah diskusi, baru kami ketahui bahwa ibu tersebut mengambil buku yang jatuh ketika beribadah, tetapi karena terhalang bangku depan maka susah dijangkau, tetapi tetap dipaksakan, akhirnya terjadilah kecetit. Selain itu, penyebab lain adalah salah posisi duduk, tidur, mengangkat benda, bahkan leher tengeng (nyeri leher) pada beberapa kasus juga masuk kategori kecetit.  HNP Bagaimana dengan saraf terjepit ? Kalau saraf terjepit, ini sudah masalah struktural dan mekanikal tubuh. Terjadi di tulang belakang, paling banyak terjadi di

SELAMAT DATANG DI SANCTUARY MIND

Pe lopor Online Therapy di Indonesia. Pertama dan satu - satun ya di Indonesia. Ketika mengalami nyeri, kami paham betapa tersiksa dan menderitanya, semua aktifitas terganggu, kinerja terganggu. Hidup terasa terampas. Selain itu, juga mengganggu orang lain di sekitar kita akibat ketidak mampuan kita beraktifitas secara normal dan mandiri. Selain materi yang terus terkuras tetapi juga kondisi psikis yang sungguh terganggu.  Sampai kapan anda bertahan dengan kondisi demikian ? Sudah berapa biaya yang harus anda keluarkan untuk bebas dari kondisi ini ?  Anda tentu bermimpi untuk segera bebas dari penderitaan ini bukan ? Jika anda menemukan informasi ini, mungkin bukan kebetulan semata, tetapi mungkin jalan anda untuk mewujudkan mimpi anda untuk bebas dari nyeri yang anda derita. Pe lopor Online Therapy di Indonesia. Pertama dan satu - satun ya di Indonesia. Kami Spesialis Nyeri Otot dan Sendi yang Sulit Tersembuhkan Tanpa Obat, Operasi, Pijat, Toto

MENGHINDARI NYERI JUSTRU BISA MENIMBULKAN BAHAYA KECACATAN ?

Melihat judul diatas , mungkin kita jadi penasaran, apa maksudnya menghindari nyeri malah menyebabkan bahaya kecacatan ? Begini ceritanya, sebagai contoh, sering kami temui orang yang sudah bertahun-tahun mengalami nyeri pada bahu, sehingga tidak bisa mengangkat tangan melebihi kepala. Solusi yang dilakukan biasanya, minum obat pereda nyeri, pakai obat gosok, pakai obat tempel dll, tujuannya supaya nyeri hilang. Yang terjadi adalah, seringkali nyeri hilang dan  timbul  lagi. Jika setelah beberapa lama menggunakan berbagai obat dan nyeri masih ada, maka alternatifnya adalah membatasi gerak, jadi tidak lagi mengangkat tangan melebihi kepala , dimana tujuannya supaya nyeri tidak timbul lagi. Jadi bahasa kerennya kita "Menghindari Pemicunya". Jadilah kita memilih menjadi manusia yang TIDAK NORMAL dalam hal gerak, dimana seharusnya manusia normal,  mampu untuk menggerakkan tangan sampai diatas kepala tetapi kita memilih untuk tidak bisa mengangkat tangan melebihi kepala kar

NYERI PUNGGUNG / KECETIT MENAHUN

Bp.Iwan Guntoro, datang dengan keluhan nyeri punggung yang menahun , beberapa waktu sembuh tetapi kambuh lagi. Setelah diskusi akhirnya kami menemukan penyebab sakit punggung atau kecetit yang menahun tersebut. "Akhirnya, saya lega, karena saya sudah tahu penyebab dari sakit punggung atau kecetit yang bertahun - tahun saya derita " itulah ungkapan kegembiraan Bp. Iwan Guntoro ketika akhir terapi.   Berikut komentar beliau tentang terapi ini "  Saya bertahun - tahun mengalami nyeri punggung (kecetit). Setelah saya datang ke Sanctuary Mind, dan diberikan beberapa latihan, langsung sembuh total dan saya merasa, kalau sewaktu-waktu sampai kambuh lagi, saya bisa melakukannya sendiri " salam, Sanctuary Mind " Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. " (Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu)