KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2012

PENGOBATAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) AKIBAT KECETIT

Bp. Satria dari Sidoarjo, datang dengan keluhan nyeri punggung bawah akibat salah posisi waktu mengangkat. Akibatnya punggung bawah terasa sangat nyeri , untuk aktifitas membungkuk sakit luar biasa.  Kejadiannya baru 1 bulan, beliau tahu Sanctuary Mind dari referensi orang yang kebetulan pernah ke Sanctuary Mind.  Berikut komentar beliau : " Saya sebelumnya kecetit, kemudian saya sudah pijat, tusuk jarum dan fisioteraphy, tetapi belum sembuh sampai 1 bulan. Di Sanctuary Mind, saya diajarkan gerakan - gerakan yang saya pikir cukup sederhana, tetapi sekali saya terapi, saya sudah merasakan efeknya yang sudah  luar biasa, saya sudah bisa kembali, hampir kembali normal. Terima  kasih Sanctuary Mind. salam, Sanctuary Mind " Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. " (Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu) 

NYERI PUNGGUNG ATAS DAN BELIKAT (SCAPULA)

Berikut komentar Bp. Jayan Sutopo, dari kota Malang. "Saya menderita nyeri punggung atas sebelah kiri, tepat di bawah belikat kiri. Keluhan ini sudah saya rasakan lebih dari 4 tahun lalu. Jika saya duduk, leher dan punggung terasa nyeri dan berat. Ini sangat mengganggu saya, karena saya sering duduk di depan komputer dalam waktu lama.  Saya menduga ini akibat kecelakaan yang saya alami. Saya sudah melakukan beberapa terapi pijat, tetapi belum ada hasil.  Dari browsing di internet saya menemukan Sanctuary Mind. Saya tertarik karena terapi yang diberikan TANPA OBAT dan OPERASI. Akhirnya saya datang ke Surabaya dan coba untuk terapi. Kurang dari 1 jam, keluhan saya sudah jauh berkurang, dan yang lebih penting, ternyata sangat mudah,  sehingga saya bisa melakukan terapi sendiri di rumah " salam, Sanctuary Mind " Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (d