Wednesday, 29 June 2016

NYERI JARI TANGAN (CTS, TRIGGER FINGER & DE QUERVAIN)

Keluhan nyeri pada jari tangan ternyata beragam, setidaknya ada 3 keluhan utama yang bisa dikenali  yaitu :

1. CTS ( Carpal Tunnel Syndrome)


    Nyeri terjadi pada jari - jari, terutama pada jari jempol, telunjuk dan jari tengah. 
    Beberapa   kasus kami dapati  nyeri juga terjadi di jari manis.

2. Trigger Finger


    Nyeri terjadi pada jari tangan, dimana ketika jari menggenggam, dan tidak bisa 
    diluruskan  lagi,  sehingga  bunyi "klik" pada  sendi jari. Untuk  meluruskannya, 
    sering harus dibantu dengan tangan yang satunya. Banyak orang menyebutnya 
    dengan "Jari Macet " , karena tidak mau di luruskan  kembali.

3. De Quervain

    Nyeri terjadi pada  pangkal ibu jari (jempol) , dimana  nyeri  terjadi saat jari jempol 
    di tekuk dan di luruskan. Mengingat jari jempol sangat  dominan untuk memegang 
    dan memeras, jadi keluhan ini sangat menyiksa bagi orang yang sering melakukan 
    gerakan memeras. 

Selain 3 keluhan diatas, banyak keluhan lain yang biasa kami temui di tempat terapi kami, misal : punggung tangan bengkak ketika selesai memeras pakaian, ada juga klien yang punggung tangan bengkak setelah mengunakan obeng untuk reparasi, ada yang untuk aktivitas gosok gigi saja, jari tangan sangat nyeri, ada pula nyeri jari sampai bahu saat mengendarai sepeda motor . Pada kondisi yang parah, nyeri pada jari terjadi terus menerus, untuk membuka kaleng, mengetik bahkan menulispun merupakan siksaan. 

Mengenai penyebabnya nyeri diatas, secara medis , jelas terjadi radang (inflamation) , bengkak (swollen) dan tekanan (compressed) pada tendon dan saraf. Solusi secara medis adalah obat dan jika diperlukan adalah operasi. Pemicunya di duga kegiatan atau aktivitas berulang dengan posisi yang salah , penggunaan otot secara berlebihan dan lain sebagainya. Sebagai contoh penggunaan mouse komputer dll.

Bagaimana solusi di Sanctuary Mind ? Kami mempunyai pendapat berbeda, kami tidak mengobati radang, bengkak dan tekanan, tetapi kami mencari penyebab, mengapa bisa terjadi radang, bengkak dan tekanan. Dengan teknik yang telah teruji, kami mampu membantu keluhan diatas tanpa obat, pijat dan operasi dengan memperbaiki penyebabnya. Dan klien tetap bisa menggunakan mouse komputer seperti biasa seperti contoh.

Kami Pelopor, Pertama dan Satu - Satunya di Indonesia, terapi khusus masalah nyeri, tanpa obat dan operasi, sejak tahun 2010. Pada kasus tertentu, bahkan klien tidak perlu hadir di tempat terapi.

Pertanyaan dan diskusi bisa hubungi : telp : 089 629 085 618 / 0812 3558 5981, atau email sanctuarymind@gmail.com

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Testimoni Nyeri CTS dan Osteoarthritis

Testimoni Nyeri dan Kaku Pada Jari Tangan 

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.  

Thursday, 2 June 2016

MENINGGAL KARENA OVERDOSIS OBAT PENGHILANG RASA SAKIT

Berikut berita yang kami kutip dari VOA

Musisi Prince pada saat tampil dalam pertunjukan di Inggris, 3 Juli 2011 (foto: dok).
Media melaporkan tes menunjukkan bintang pop Amerika Prince meninggal karena overdosis opioid, obat penghilang rasa sakit sebelum ia bertemu dengan seorang penasihat anti kecanduan obat.

Harian di kota asal Prince, Minneapolis Star-Tribune, dan kantor berita lainnya memuat laporan itu dengan mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Prince yang nama aslinya adalah Prince Rogers Nelson, ditemukan mati di rumah mewahnya di Paisley Park di luar kota Minneapolis tanggal 21 April.

Prince sebelumnya menjalani perawatan karena overdosis obat penghilang rasa sakit dan masalah-masalah kecanduan beberapa hari menjelang kematiannya. Catatan polisi menunjukkan ia bertemu dengan seorang dokter keluarga sehari sebelum meninggal.

Selain itu, sumber-sumber yang dekat dengan Prince sebelumnya menghubungi Dr. Howard Kornfeld, seorang ahli kecanduan di California untuk membantu Prince. Kornfeld tidak bisa pergi ke Minnesota ketika itu sehingga putranya, Andrew mewakilinya. Putra Kornfeld terbang dari California tanggal 20 April untuk bertemu dengan penyanyi itu keesokan harinya.

Prince ditemukan meninggal dalam sebuah elevator di rumah mewahnya pada pagi hari tanggal 21 April, pada usia 57 tahun.

Laporan laporan sebelumnya mengatakan Prince makan obat penghilang rasa sakit Percocet ketika meninggal. Percocet adalah campuran acetaminophen dan oxycodone. [my/ii]


salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini