Friday, 2 March 2018

TERHINDAR OPERASI LUTUT

Berikut sharing dari Ibu Yoga, Surabaya. Beliau datang terapi pada Agustus 2017. Keluhan beliau adalah nyeri lutut yang menurut diagnosa dokter terjadi pengapuran atau Osteoarthritis. Berikut penuturan Ibu Yoga :

" Usia saya sekarang mendekati 66 thn. Sejak usia 53 thn, saya sudah merasakan gangguan nyeri pada lutut. Mungkin penyebabnya berat badan saya. Mulai saat itu, saya mulai konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kalau nyeri sudah tidak tertahankan, saya minum obat anti nyeri. Karena nyeri semakin membandel, segala macam jenis anti nyeri sudah di minum dan sampai suatu saat obat anti nyeri sudah tidak bisa membantu lagi.

Saat menginjak usia 62 tahun, untuk jalan saya sudah harus memakai tongkat. Selanjutnya , berkunjung ke dokter Orthopedi sudah menjadi langganan dan sampai berganti beberapa dokter. Berbagai macam obat sudah di minum, tetapi nyeri tetap tidak hilang. Terutama lutut kanan lebih parah daripada lutut kiri dan sudah bengkok.

Kemudian ada teman yang mereferensikan untuk suntik ke dokter orthopedi, dan mulailah saya untuk ikuti saran dokter untuk sutik lutut sebanyak 5x , setiap minggu suntik. Tapi sayangnya metoda ini belum berhasil, nyeri tetap ada dan tidak membaik. Padahal dokter meyakini bahwa setelah metoda suntik pada lutut dilaksanakan, nyeri akan hilang dan bertahan setidaknya 2 tahun. Jika metoda ini tidak berhasil, maka harus melakukan operasi dan saya memilih untuk tidak operasi dahulu.

Sebetulnya sebelum saya ambil keputusan suntik yang 5x berturut - turut itu, saya di referensikan oleh sahabat saya yang memiliki riwayat sakit osteoarthritis persis seperti penyakit saya, untuk ikut terapi di Sanctuary Mind, Bp. Dominicus.  Sahabat saya itu berhasil dengan sangat  baik setelah terapi di Sanctuary Mind, Bp. Dominicus. Tetapi saat itu saya belum berniat mencoba dan memilih untuk di suntik saja, di isi cairan pelumas,  ternyata tidak ada hasilnya untuk saya. 

Sampai suatu ketika, saya sudah tidak mampu berjalan lagi karena nyeri yang luar biasa. 1 bulan saya hanya pakai kursi roda untuk setiap kegiatan yang saya lakukan. Sesekali berjalan dengan bantuan walker. Saat itulah, saya baru berkeinginan untuk mencoba saran sahabat saya untuk terapi di Sanctuary Mind.

Saya mengubungi pak Dominicus untuk buat janji terapi. Saya hanya 1x datang terapi,  dipraktekkan seluruh gerakan - gerakan yang harus saya lakukan setiap hari. Akhirnya, Alhamdulillah, hanya 1,5 bulan rajin terapi sendiri di rumah, saya kuat untuk berjalan lagi, dan rasa nyeri mulai berkurang. 

Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa setir mobil kembali dan menikmati jalan - jalan tanpa kesakitan.

Saran saya untuk saudara - saudara yang menderita nyeri lutut seperti saya, rasanya nggak perlu ditunda - tunda, untuk memilih terapi di Sanctuary Mind, dimana Bp. Dominicus yang  dengan sabar melatih kita untuk melakukan terapi sendiri di rumah. Jadi hanya 1 x datang dan 1x pembayaran (yang relatif sangat terjangkau dibanding biaya suntik ke dokter) anda akan bebas dari nyeri.Terima kasih Sanctuary mind Bp, Dominicus"

Dari sharing diatas, sekali lagi membuktikan, ketekunan untuk berlatih dengan benar membuahkan hasil yang  luar biasa. Secara medis ibu Yoga untuk bisa sembuh disarankan operasi sebagai jalan terakhir. Dengan rutin latihan akhirnya bisa terhindar dari operasi lututnya. Kami mengucapkan Selamat  untuk Ibu Yoga dan terima kasih sudah berkenan untuk sharing di web kami.

Berikut foto - foto Ibu Yoga : 
Saat datang Terapi, Agustus 2017, Pakai Alat Terapi

Dulu Selalu Pakai Kursi Roda, Sekarang Hanya Saat Tertentu ( Nge "Mall" yang Besar) 




Bisa Nyetir Lagi

Jalan - Jalan Bersama Keluarga Tanpa Nyeri Lagi

salam,
sanctuary mind

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.