KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

TERHINDAR OPERASI LUTUT

Berikut sharing dari Ibu Yoga, Surabaya. Beliau datang terapi pada Agustus 2017. Keluhan beliau adalah nyeri lutut yang menurut diagnosa dokter terjadi pengapuran atau Osteoarthritis. Berikut penuturan Ibu Yoga :

" Usia saya sekarang mendekati 66 thn. Sejak usia 53 thn, saya sudah merasakan gangguan nyeri pada lutut. Mungkin penyebabnya berat badan saya. Mulai saat itu, saya mulai konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kalau nyeri sudah tidak tertahankan, saya minum obat anti nyeri. Karena nyeri semakin membandel, segala macam jenis anti nyeri sudah di minum dan sampai suatu saat obat anti nyeri sudah tidak bisa membantu lagi.

Saat menginjak usia 62 tahun, untuk jalan saya sudah harus memakai tongkat. Selanjutnya , berkunjung ke dokter Orthopedi sudah menjadi langganan dan sampai berganti beberapa dokter. Berbagai macam obat sudah di minum, tetapi nyeri tetap tidak hilang. Terutama lutut kanan lebih parah daripada lutut kiri dan sudah bengkok.

Kemudian ada teman yang mereferensikan untuk suntik ke dokter orthopedi, dan mulailah saya untuk ikuti saran dokter untuk sutik lutut sebanyak 5x , setiap minggu suntik. Tapi sayangnya metoda ini belum berhasil, nyeri tetap ada dan tidak membaik. Padahal dokter meyakini bahwa setelah metoda suntik pada lutut dilaksanakan, nyeri akan hilang dan bertahan setidaknya 2 tahun. Jika metoda ini tidak berhasil, maka harus melakukan operasi dan saya memilih untuk tidak operasi dahulu.

Sebetulnya sebelum saya ambil keputusan suntik yang 5x berturut - turut itu, saya di referensikan oleh sahabat saya yang memiliki riwayat sakit osteoarthritis persis seperti penyakit saya, untuk ikut terapi di Sanctuary Mind, Bp. Dominicus.  Sahabat saya itu berhasil dengan sangat  baik setelah terapi di Sanctuary Mind, Bp. Dominicus. Tetapi saat itu saya belum berniat mencoba dan memilih untuk di suntik saja, di isi cairan pelumas,  ternyata tidak ada hasilnya untuk saya. 

Sampai suatu ketika, saya sudah tidak mampu berjalan lagi karena nyeri yang luar biasa. 1 bulan saya hanya pakai kursi roda untuk setiap kegiatan yang saya lakukan. Sesekali berjalan dengan bantuan walker. Saat itulah, saya baru berkeinginan untuk mencoba saran sahabat saya untuk terapi di Sanctuary Mind.

Saya mengubungi pak Dominicus untuk buat janji terapi. Saya hanya 1x datang terapi,  dipraktekkan seluruh gerakan - gerakan yang harus saya lakukan setiap hari. Akhirnya, Alhamdulillah, hanya 1,5 bulan rajin terapi sendiri di rumah, saya kuat untuk berjalan lagi, dan rasa nyeri mulai berkurang. 

Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa setir mobil kembali dan menikmati jalan - jalan tanpa kesakitan.

Saran saya untuk saudara - saudara yang menderita nyeri lutut seperti saya, rasanya nggak perlu ditunda - tunda, untuk memilih terapi di Sanctuary Mind, dimana Bp. Dominicus yang  dengan sabar melatih kita untuk melakukan terapi sendiri di rumah. Jadi hanya 1 x datang dan 1x pembayaran (yang relatif sangat terjangkau dibanding biaya suntik ke dokter) anda akan bebas dari nyeri.Terima kasih Sanctuary mind Bp, Dominicus"

Dari sharing diatas, sekali lagi membuktikan, ketekunan untuk berlatih dengan benar membuahkan hasil yang  luar biasa. Secara medis ibu Yoga untuk bisa sembuh disarankan operasi sebagai jalan terakhir. Dengan rutin latihan akhirnya bisa terhindar dari operasi lututnya. Kami mengucapkan Selamat  untuk Ibu Yoga dan terima kasih sudah berkenan untuk sharing di web kami.

Berikut foto - foto Ibu Yoga : 
Saat datang Terapi, Agustus 2017, Pakai Alat Terapi

Dulu Selalu Pakai Kursi Roda, Sekarang Hanya Saat Tertentu ( Nge "Mall" yang Besar) 




Bisa Nyetir Lagi

Jalan - Jalan Bersama Keluarga Tanpa Nyeri Lagi

salam,
sanctuary mind

"Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. "
(Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu) 

Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini


DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Comments

Popular posts from this blog

BEDA KECETIT DAN SARAF TERJEPIT

Banyak ditemui kerancuan antara istilah kecetit dan saraf terjepit. Kecetit adalah masalah nyeri, tegang otot, biasa disebut spasme otot. Kecetit, biasanya jauh lebih mudah disembuhkan.

Posisi kecetit , bisa di punggung, pinggul, bahkan di perut. Kecetit umumnya akibat  berusaha menjangkau benda dengan posisi yang tidak benar. Misal, seorang klien kecetit di perut, sehingga kalau berjalan tegak , otot perut ketarik dan nyeri. Setelah diskusi, baru kami ketahui bahwa ibu tersebut mengambil buku yang jatuh ketika beribadah, tetapi karena terhalang bangku depan maka susah dijangkau, tetapi tetap dipaksakan, akhirnya terjadilah kecetit.

Selain itu, penyebab lain adalah salah posisi duduk, tidur, mengangkat benda, bahkan leher tengeng (nyeri leher) pada beberapa kasus juga masuk kategori kecetit. 
Bagaimana dengan saraf terjepit ? Kalau saraf terjepit, ini sudah masalah struktural dan mekanikal tubuh. Terjadi di tulang belakang, paling banyak terjadi di punggung bawah (lumbar) maka sering…

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) , NYERI SEPERTI KESETRUM DARI PUNGGUNG SAMPAI KAKI

Berikut penuturan Bp . Mulyono Hadi Purwanto, dari Surabaya.

" Awalnya saya mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana saya naik sepeda, ditabrak sepeda motor dan saya jatuh dengan pinggul kena aspal terlebih dahulu. Tetapi kejadian itu saya anggap biasa dan saya merasa tidak ada keluhan berarti.  Beberapa hari kemudian , saat saya sedang bekerja, saya merasa sakit di punggung bawah yang menjalar sampai kaki dan segera saya pulang untuk  istirahat. Besok paginya saya tidak bisa berdiri, lutut lemas dan punggung bawah sampai punggung kaki terasa nyeri seperti kena setrum listrik.
Sebagai pertolongan pertama , saya berobat  ke tukang pijat sangkal putung, dan hari itu juga saya bisa berjalan lagi, walaupun tidak normal seperti sediakala. Setelah pijat 3 x, tukang pijat menyerah, karena dikatakan darah tidak mengalir dengan normal ke bagian kaki. 
Selanjutnya selama 4 bulan berikutnya saya ke dokter dan setiap minggu kontrol, tetapi belum ada kemajuan. Rasa nyeri seperti kesetrum da…