KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

BADAN SERING KAKU DAN NYERI KARENA FAKTOR U (USIA)?

Dalam sesi terapi, banyak klien diantar oleh keluarganya, dan kebijakan kami, memperbolehkan yang mengantar juga masuk ruang terapi. Jadi tidak aneh , yang terapi 1 orang, tetapi yang mengantarpun dapat "ilmu" juga.

Karena dalam sesi terapi kami banyak melakukan diskusi, maka kali ini kami akan sharingkan beberapa hal yang sering diungkapkan dan mereka percaya , yaitu faktor U (usia).

Misal , hal - hal sebagai berikut yang paling sering diungkapkan :

1. Saya sudah beberapa tahun tidak pernah membungkuk,
    dulu pernah membungkuk dan nyeri akhirnya sampai
     saat ini tidak pernah membungkuk.
2. Sudah lebih 10 tahun saya tidak pernah jongkok,
    terakhir saya jongkok, lutut saya nyeri dan sejak  itu
    saya tidak pernah jongkok. 

Kebetulan yang mengatakan seperti itu usianya sudah diatas 50 tahunan. Jadi mereka percaya dengan pendapat bahwa nyeri atau kaku tersebut karena faktor U (usia).

Karena itu pula, dibarengi gencarnya iklan di TV tentang nutrisi dan suplemen , mereka yakin harus sudah menambah asupan nutrisi dan suplemen. Bahkan ada yang dengan detail memberitahukan nutrisi atau suplemen yang rutin mereka konsumsi. Tapi anehnya, mereka tetap tidak berani membungkuk dan jongkok. Kami kadang bingung, apa gunanya nutrisi dan suplemen tersebut.

Dari pengalaman kami, kasus tidak bisa membungkuk , tidak bisa jongkok karena takut nyeri, 100% bukan karena kurang nutrisi atau perlu suplemen, tetapi karena fungsi otot yang tidak bekerja sebagaimana seharusnya. Mengapa demikian ? Karena asupan gerak yang tidak tercukupi dengan baik. Manusia modern, asupan nutrisi tinggal beli, baik itu nutrisi dan suplement dalam bentuk kapsul, pil,  makanan atau minuman , tetapi untuk asupan  gerak yang tidak perlu beli, mereka tidak atau kurang memenuhinya. Akibat asupan gerak yang kurang, maka tidak heran fungsi otot jadi kurang maksimal.

Celakanya, fungsi otot tidak bisa dibentuk dengan nutrisi atau obat, tetapi harus dilatih yaitu di gerakkan. Ingat, untuk gerak, perlu otot. Tulang bergerak hanya mengikuti perintah otot. Ini kunci tentang gerak.

Kami buka praktek khusus masalah nyeri sejak tahun 2010, lebih dari 1.000 klien dan lebih dari 1.000 macam kasus yang kami tangani. 99% klien cukup datang 1x untuk terapi di tempat kami, selanjutnya harus melakukan terapi secara mandiri . Banyak kelakar klien yang mengatakan terapi Sanctuary Mind  ini agak "Kurang Ajar", mengapa ? Karena mereka membayar untuk terapi , tetapi mereka harus melakukan gerakan terapi sendiri secara rutin. Banyak klien yang berkelakar, bisa nggak saya bayar 10 x lipat biaya terapi, tetapi tidak perlu latihan dan sembuh? Kami jawab TIDAK BISA, otot tidak bisa disogok dengan apapun, kecuali 1, yaitu latihan. Tanpa latihan tidak akan ada perbaikan fungsi otot.

3 minggu lalu kami menerima klien dari pulau Lombok, saat itu beliau mengantarkan saudaranya yang kena saraf terjepit. Ternyata bp ini, tahun 2014 pernah mengantar ibunya, usia 60 tahunan yang nyeri lutut. Kami kembali teringat, saat itu, ibunya menggunakan kursi roda dan pendapat dokter sudah harus operasi. Kami yakin, prosedur operasi adalah jalan terakhir, saat treatment lain sudah tidak bisa membantu. Setelah terapi, keluar dari ruang terapi sudah tanpa menggunakan kursi roda, 2 minggu kemudian, kursi roda sudah disuruh dijual saja, Sampai hari ini beliau tetap sehat tanpa keluhan nyeri lutut. Tidak jadi operasi, tanpa harus menambah asupan nutrisi dan suplemen, tetapi harus menambah asupan gerak yang kami berikan sesuai dengan kebutuhan ibu tersebut.

Kembali ke faktor U, kami yakin untuk fungsi gerak ,dimana peran otot yang sangat dominan, selama asupan gerak terpenuhi, maka sampai usia berapapun tidak akan menjadi masalah . Kami sendiri secara langsung, melihat klien usia 87 tahun , dari kota Malang, masih mampu melakukan semua gerakan senam penyeimbangan otot setelah beberapa kali latihan. Tapi seringkali pula, klien usia lebih mudah tetap tidak bisa melakukan senam penyeimbangan otot dengan baik, mengapa? Karena penyimpangan ototnya sudah sangat parah, dan tentu saja perlu waktu lebih dan ketekunan lebih dalam latihan.

Jadi kesimpulan kami, masalah gerakan yang terbatas,kaku, nyeri dll, bukan semata - mata karena faktor U tetapi lebih dominan faktor KG (KURANG GERAK).  Tentu saja gerak yang benar. Untuk info mengenai gerak yang benar versi kami, bisa konsultasikan ke kami . Hubungi  telp : 089 629 085 618 atau WA 0812 3558 5981.

salam,
sanctuary mind

"Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. "
(Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu) 


Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini

Comments

Popular posts from this blog

BEDA KECETIT DAN SARAF TERJEPIT

Banyak ditemui kerancuan antara istilah kecetit dan saraf terjepit. Kecetit adalah masalah nyeri, tegang otot, biasa disebut spasme otot. Kecetit, biasanya jauh lebih mudah disembuhkan.

Posisi kecetit , bisa di punggung, pinggul, bahkan di perut. Kecetit umumnya akibat  berusaha menjangkau benda dengan posisi yang tidak benar. Misal, seorang klien kecetit di perut, sehingga kalau berjalan tegak , otot perut ketarik dan nyeri. Setelah diskusi, baru kami ketahui bahwa ibu tersebut mengambil buku yang jatuh ketika beribadah, tetapi karena terhalang bangku depan maka susah dijangkau, tetapi tetap dipaksakan, akhirnya terjadilah kecetit.

Selain itu, penyebab lain adalah salah posisi duduk, tidur, mengangkat benda, bahkan leher tengeng (nyeri leher) pada beberapa kasus juga masuk kategori kecetit. 
Bagaimana dengan saraf terjepit ? Kalau saraf terjepit, ini sudah masalah struktural dan mekanikal tubuh. Terjadi di tulang belakang, paling banyak terjadi di punggung bawah (lumbar) maka sering…

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) , NYERI SEPERTI KESETRUM DARI PUNGGUNG SAMPAI KAKI

Berikut penuturan Bp . Mulyono Hadi Purwanto, dari Surabaya.

" Awalnya saya mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana saya naik sepeda, ditabrak sepeda motor dan saya jatuh dengan pinggul kena aspal terlebih dahulu. Tetapi kejadian itu saya anggap biasa dan saya merasa tidak ada keluhan berarti.  Beberapa hari kemudian , saat saya sedang bekerja, saya merasa sakit di punggung bawah yang menjalar sampai kaki dan segera saya pulang untuk  istirahat. Besok paginya saya tidak bisa berdiri, lutut lemas dan punggung bawah sampai punggung kaki terasa nyeri seperti kena setrum listrik.
Sebagai pertolongan pertama , saya berobat  ke tukang pijat sangkal putung, dan hari itu juga saya bisa berjalan lagi, walaupun tidak normal seperti sediakala. Setelah pijat 3 x, tukang pijat menyerah, karena dikatakan darah tidak mengalir dengan normal ke bagian kaki. 
Selanjutnya selama 4 bulan berikutnya saya ke dokter dan setiap minggu kontrol, tetapi belum ada kemajuan. Rasa nyeri seperti kesetrum da…

TERHINDAR OPERASI LUTUT

Berikut sharing dari Ibu Yoga, Surabaya. Beliau datang terapi pada Agustus 2017. Keluhan beliau adalah nyeri lutut yang menurut diagnosa dokter terjadi pengapuran atau Osteoarthritis. Berikut penuturan Ibu Yoga :
" Usia saya sekarang mendekati 66 thn. Sejak usia 53 thn, saya sudah merasakan gangguan nyeri pada lutut. Mungkin penyebabnya berat badan saya. Mulai saat itu, saya mulai konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kalau nyeri sudah tidak tertahankan, saya minum obat anti nyeri. Karena nyeri semakin membandel, segala macam jenis anti nyeri sudah di minum dan sampai suatu saat obat anti nyeri sudah tidak bisa membantu lagi.
Saat menginjak usia 62 tahun, untuk jalan saya sudah harus memakai tongkat. Selanjutnya , berkunjung ke dokter Orthopedi sudah menjadi langganan dan sampai berganti beberapa dokter. Berbagai macam obat sudah di minum, tetapi nyeri tetap tidak hilang. Terutama lutut kanan lebih parah daripada lutut kiri dan sudah bengkok.
Kemudian ada teman yang m…