KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

NYERI TULANG EKOR (COCCYDYNIA)


Menjawab beberapa email yang menanyakan penanganan “Nyeri Tulang Ekor”, bersama ini kami sharingkan hal tersebut sbb: 

Beberapa kali, kami menerima klien dengan keluhan pada tulang ekor. Hasil foto sinar X dan MRI, oleh dokter dinyatakan normal. Hampir semua klien yang mengalami nyeri ini kebetulan wanita, dan mulai mengalami nyeri saat proses kehamilan dan sesudah melahirkan. 

Nyeri terjadi saat duduk, atau dari duduk hendak berdiri, nyerinya luar biasa. Saat berjalan, tidak terasa nyeri. Karena belum diketahui penyebabnya, maka klien tersebut selama hampir 2 tahun sudah “berkelana” mencari berbagai macam metoda untuk menyembuhkan nyeri tulang ekor tersebut. Jika dipijat, dicari letak nyerinya juga tidak ketemu dengan pasti, sehingga tukang pijatnya jadi bingung harus bagaimana ? 

Kondisi ini membuat klien frustasi, minum obat hanya sembuh sementara, pijat tidak sembuh , akhirnya pasrah dan mulai mengatur cara duduk yaitu pakai bantalan khusus supaya tulang ekor tidak tertekan. Teknik ini berhasil mengendalikan nyeri  tetapi tidak menyembuhkan. 

Ketika berkunjung ke tempat kami, setelah kami analisa , ternyata posisi tulang panggul (pelvic) yang bermasalah, hal ini juga terkait dengan posisi tulang belakang bawah (lumbal) yang membentuk kurva extrim . Kemungkinan besar akibat kompensasi postur saat kondisi hamil. 

Dengan beberapa gerakan sederhana untuk menyelaraskan kembali posisi tulang panggul, nyeri berkurang lebih 50 %. Saat ini klien masih terus menjalankan beberapa gerakan untuk menyelaraskan kembali tulang panggul dan tulang belakang bawah. 

Begitulah pengalaman kami membantu klien dengan keluhan nyeri tulang ekor. Dengan teknik yang sungguh sederhana, seringkali nyeri yang tidak terselesaikan dengan metoda lain, sering berhasil dengan teknik kami. 

Salam, 
Sanctuary mind

 "Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. "
(Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu)


 Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini
DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Comments

Popular posts from this blog

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) , NYERI SEPERTI KESETRUM DARI PUNGGUNG SAMPAI KAKI

Berikut penuturan Bp . Mulyono Hadi Purwanto, dari Surabaya.

" Awalnya saya mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana saya naik sepeda, ditabrak sepeda motor dan saya jatuh dengan pinggul kena aspal terlebih dahulu. Tetapi kejadian itu saya anggap biasa dan saya merasa tidak ada keluhan berarti.  Beberapa hari kemudian , saat saya sedang bekerja, saya merasa sakit di punggung bawah yang menjalar sampai kaki dan segera saya pulang untuk  istirahat. Besok paginya saya tidak bisa berdiri, lutut lemas dan punggung bawah sampai punggung kaki terasa nyeri seperti kena setrum listrik.
Sebagai pertolongan pertama , saya berobat  ke tukang pijat sangkal putung, dan hari itu juga saya bisa berjalan lagi, walaupun tidak normal seperti sediakala. Setelah pijat 3 x, tukang pijat menyerah, karena dikatakan darah tidak mengalir dengan normal ke bagian kaki. 
Selanjutnya selama 4 bulan berikutnya saya ke dokter dan setiap minggu kontrol, tetapi belum ada kemajuan. Rasa nyeri seperti kesetrum da…

BEDA KECETIT DAN SARAF TERJEPIT

Banyak ditemui kerancuan antara istilah kecetit dan saraf terjepit. Kecetit adalah masalah nyeri, tegang otot, biasa disebut spasme otot. Kecetit, biasanya jauh lebih mudah disembuhkan.

Posisi kecetit , bisa di punggung, pinggul, bahkan di perut. Kecetit umumnya akibat  berusaha menjangkau benda dengan posisi yang tidak benar. Misal, seorang klien kecetit di perut, sehingga kalau berjalan tegak , otot perut ketarik dan nyeri. Setelah diskusi, baru kami ketahui bahwa ibu tersebut mengambil buku yang jatuh ketika beribadah, tetapi karena terhalang bangku depan maka susah dijangkau, tetapi tetap dipaksakan, akhirnya terjadilah kecetit.

Selain itu, penyebab lain adalah salah posisi duduk, tidur, mengangkat benda, bahkan leher tengeng (nyeri leher) pada beberapa kasus juga masuk kategori kecetit. 
Bagaimana dengan saraf terjepit ? Kalau saraf terjepit, ini sudah masalah struktural dan mekanikal tubuh. Terjadi di tulang belakang, paling banyak terjadi di punggung bawah (lumbar) maka sering…

TERHINDAR OPERASI LUTUT

Berikut sharing dari Ibu Yoga, Surabaya. Beliau datang terapi pada Agustus 2017. Keluhan beliau adalah nyeri lutut yang menurut diagnosa dokter terjadi pengapuran atau Osteoarthritis. Berikut penuturan Ibu Yoga :
" Usia saya sekarang mendekati 66 thn. Sejak usia 53 thn, saya sudah merasakan gangguan nyeri pada lutut. Mungkin penyebabnya berat badan saya. Mulai saat itu, saya mulai konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kalau nyeri sudah tidak tertahankan, saya minum obat anti nyeri. Karena nyeri semakin membandel, segala macam jenis anti nyeri sudah di minum dan sampai suatu saat obat anti nyeri sudah tidak bisa membantu lagi.
Saat menginjak usia 62 tahun, untuk jalan saya sudah harus memakai tongkat. Selanjutnya , berkunjung ke dokter Orthopedi sudah menjadi langganan dan sampai berganti beberapa dokter. Berbagai macam obat sudah di minum, tetapi nyeri tetap tidak hilang. Terutama lutut kanan lebih parah daripada lutut kiri dan sudah bengkok.
Kemudian ada teman yang m…