KONSULTASI VIA WHATSAPP
Skip to main content

HUBUNGAN POSTUR DAN NYERI

Perhatikan gambar di bawah, coba cocokan dengan kondisi postur anda . Apakah tipe postur anda masuk kategori "Good Posture" ? Selamat jika demikian, jika tidak, mungkin ada baiknya baca terus artikel ini.
CONTOH TIPE POSTUR (Sumber : collective-evolution.com)

Ketika klien datang untuk terapi, satu hal yang akan selalu kami perhatikan pertama kali , apakah itu ?  POSTUR tubuh klien.

Nyeri leher, nyeri bahu, CTS, Tennis & Golfer's Elbow, Low Back Pain, Frozen Shoulder, Nyeri Lutut, Scoliosis dan hampir semua keluhan nyeri otot dan sendi, bisa  dideteksi hanya dengan melihat postur . Mengapa bisa demikian ?

Mari lihat gambar diatas, perhatikan postur yang benar "Good Posture", perhatikan bahwa tulang belakang kita berbentuk kurva yang menyerupai  "S". Dimulai dari kepala yang ditopang tulang leher (Cervical) yang membentuk kurva melengkung ke depan, kemudian dilanjutkan tulang punggung atas(Thorac) dimulai dari bahu yang melengkung ke belakang dan dilanjutkan punggung bawah (Lumbar) yang melengkung ke depan. Jadi , persis seperti huruf "S"

Memangnya ada apa dengan kurva "S" ? apa hubungannya dengan nyeri ? Berikut penjelasan kami:

Perhatikan gambar "Good Poture " diatas, ada garis merah vertikal dari atas kebawah. Perhatikan, kepala, bahu, panggul, lutut dan kaki adalah 1 garis lurus, artinya semua beban ditanggung sempurna secara vertikal oleh tubuh. Demikianlah tubuh kita diciptakan.

Tahukah anda, bahwa  rangka kita adalah benda yang sama saja dengan benda lain seperti mobil, gedung dll yang tidak bisa lepas dari hukum alam yaitu gravitasi. Hukum gravitasi berlaku adil pada setiap orang, tidak peduli orang baik atau orang jahat, kaya atau miskin semua akan terkena hukum gravitasi. Hukum apakah itu ? Hukum dimana semua benda yang diatas akan ketarik ke bumi. Jadi kepala, leher , bahu , panggul dll semua terkena hukum gravitasi dan ketarik ke bumi. 

Dengan kondisi "S" dan lurus vertikal, maka tubuh mampu menopang beban dengan sempurna. Kok bisa ? Bayangkan sebuah gedung bertingkat, struktur gedung seharusnya lurus vertikal, tetapi karena suatu sebab, tanah sebelah kanan amblas dan menyebabkan sisi kanan gedung turun sebagai akibat logis gravitasi yang menarik benda ke bumi , akibatnya ? Gedung akan miring ke kanan dan pasti akan  roboh jika batas toleransi struktur pondasi terlewati dan tidak mampu lagi melawan gravitasi.

Bagaimana dengan postur manusia? Kita ambil contoh gambar diatas "Foward Head", dengan kondisi kepala maju ke depan melewati garis vetikal bahu, bagian mana yang akan mengalami nyeri ? . Jawabanya adalah LEHER , mengapa ? cobalah lihat , kepala maju  ke depan dan melewati bahu sehingga tidak lagi ada dalam garis vertikal tubuh.  Akibatnya , jika tidak ada leher yang menahannya, maka kepala akan jatuh meluncur ke bawah. Otot leher akan terus menahan supaya kepala yang beratnya sekitar 3 kg agar tidak jatuh dan tetap pada posisinya. Tetapi kekuatan otot juga ada batasnya, dan ketika batasnya terlampaui maka akan timbulah sinyal dari tubuh dalam bentuk nyeri. Ya, dalam kasus ini nyeri leher dan kaku di bahu sangat mungkin terjadi.

Dari pengalaman kami, jika telah terjadi kondisi demikian, walapun  anda telah pijat , minum obat, minum jamu atau juice dewa , minum susu ajaib,  tusuk jarum , chiropractic yang biayanya bisa puluhan bahkan ratusan juta, bahkan operasi sekalipun, nyeri tidak akan hilang permanen. Mungkin sembuh sementara dan akan segera kambuh lagi bahkan bisa dengan berbagai efek samping. Mengapa ? Jika posisi kepala tetap maju ke depan, maka gravitasi akan terus bekerja tanpa pilih kasih dan terus membebani otot leher  sampai melewati  toleransi tubuh dan nyeri akan terjadi lagi.

Jadi, untuk bisa sembuh dari nyeri leher, maka 1 hal yang pasti dan harus , adalah mengembalikan kepala,  kembali pada posisi vertikal dengan tubuh. Carilah terapi yang mampu mengembalikan posisi kepala pada posisi vertikal dengan tubuh.

Bagaimana dengan terapi di Sanctuary Mind? Sesuai moto kami "Tanpa Obat dan Operasi" dan tetap konsisten sampai saat ini.  Tanpa pijat, magnet, setrum dan alat terapi apapun.

Berikut contoh hasil terapi yang hanya selama 1 jam, dimana klien datang dengan keluhan nyeri leher. Perhatikan perubahan posisi kepala sebelum dan sesudah terapi. Sebelum terapi tampak jelas kepala maju ke depan dan sesudah terapi kepala sudah masuk ke posisi seharusnya. Bagaimana dengan keluhan nyeri leher setelah terapi ? Dengan kembalinya posisi kepala  ke garis vertikal maka nyeri menjadi hilang. Magic?  bukan, tetapi logis !
                                
SEBELUM TERAPI
SETELAH TERAPI
                                                              
Jadi, jika anda mengalami nyeri otot dan sendi, ada baiknya pertama - tama perhatikanlah postur tubuh anda, sudahkah "Good Posture". 

Dengan teknik yang teruji lebih dari 5 tahun dan ribuan klien terbantu bebas dari nyeri, mungkin Terapi Nyeri Sanctuary Mind bisa menjadi pilihan anda untuk memperbaiki atau mengoreksi postur anda menuju "Good Posture" dan menjadikan anda  bebas dari nyeri.


salam,
sanctuary mind

"Dokter masa depan, tidak akan memberikan obat, tetapi akan mencegah penyakit  pasiennya dengan pendekatan kemanusiaan, dengan pengaturan pola makan (diet) dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. "
(Thomas Alva Edison, 1847-1931. Penemu) 


Kapan waktu terbaik untuk terapi ke Sanctuary Mind? Klik di sini

Lihat testimoni yang lain? Klik di sini 
Info tentang biaya terapi? Klik di sini

Info mengenai apa dan bagaimana terapi kami ? Klik di sini

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Comments

Popular posts from this blog

BEDA KECETIT DAN SARAF TERJEPIT

Banyak ditemui kerancuan antara istilah kecetit dan saraf terjepit. Kecetit adalah masalah nyeri, tegang otot, biasa disebut spasme otot. Kecetit, biasanya jauh lebih mudah disembuhkan.

Posisi kecetit , bisa di punggung, pinggul, bahkan di perut. Kecetit umumnya akibat  berusaha menjangkau benda dengan posisi yang tidak benar. Misal, seorang klien kecetit di perut, sehingga kalau berjalan tegak , otot perut ketarik dan nyeri. Setelah diskusi, baru kami ketahui bahwa ibu tersebut mengambil buku yang jatuh ketika beribadah, tetapi karena terhalang bangku depan maka susah dijangkau, tetapi tetap dipaksakan, akhirnya terjadilah kecetit.

Selain itu, penyebab lain adalah salah posisi duduk, tidur, mengangkat benda, bahkan leher tengeng (nyeri leher) pada beberapa kasus juga masuk kategori kecetit. 
Bagaimana dengan saraf terjepit ? Kalau saraf terjepit, ini sudah masalah struktural dan mekanikal tubuh. Terjadi di tulang belakang, paling banyak terjadi di punggung bawah (lumbar) maka sering…

KENA SARAF KEJEPIT (HNP) , NYERI SEPERTI KESETRUM DARI PUNGGUNG SAMPAI KAKI

Berikut penuturan Bp . Mulyono Hadi Purwanto, dari Surabaya.

" Awalnya saya mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana saya naik sepeda, ditabrak sepeda motor dan saya jatuh dengan pinggul kena aspal terlebih dahulu. Tetapi kejadian itu saya anggap biasa dan saya merasa tidak ada keluhan berarti.  Beberapa hari kemudian , saat saya sedang bekerja, saya merasa sakit di punggung bawah yang menjalar sampai kaki dan segera saya pulang untuk  istirahat. Besok paginya saya tidak bisa berdiri, lutut lemas dan punggung bawah sampai punggung kaki terasa nyeri seperti kena setrum listrik.
Sebagai pertolongan pertama , saya berobat  ke tukang pijat sangkal putung, dan hari itu juga saya bisa berjalan lagi, walaupun tidak normal seperti sediakala. Setelah pijat 3 x, tukang pijat menyerah, karena dikatakan darah tidak mengalir dengan normal ke bagian kaki. 
Selanjutnya selama 4 bulan berikutnya saya ke dokter dan setiap minggu kontrol, tetapi belum ada kemajuan. Rasa nyeri seperti kesetrum da…

TERHINDAR OPERASI LUTUT

Berikut sharing dari Ibu Yoga, Surabaya. Beliau datang terapi pada Agustus 2017. Keluhan beliau adalah nyeri lutut yang menurut diagnosa dokter terjadi pengapuran atau Osteoarthritis. Berikut penuturan Ibu Yoga :
" Usia saya sekarang mendekati 66 thn. Sejak usia 53 thn, saya sudah merasakan gangguan nyeri pada lutut. Mungkin penyebabnya berat badan saya. Mulai saat itu, saya mulai konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kalau nyeri sudah tidak tertahankan, saya minum obat anti nyeri. Karena nyeri semakin membandel, segala macam jenis anti nyeri sudah di minum dan sampai suatu saat obat anti nyeri sudah tidak bisa membantu lagi.
Saat menginjak usia 62 tahun, untuk jalan saya sudah harus memakai tongkat. Selanjutnya , berkunjung ke dokter Orthopedi sudah menjadi langganan dan sampai berganti beberapa dokter. Berbagai macam obat sudah di minum, tetapi nyeri tetap tidak hilang. Terutama lutut kanan lebih parah daripada lutut kiri dan sudah bengkok.
Kemudian ada teman yang m…