Jumat, 11 Maret 2011

CEDERA OTOT SAAT OLAH RAGA, KECELAKAAN DAN KEGIATAN SEHARI HARI





Sepanjang akhir tahun 2009 s/d 2010, kami sering berkunjung ke pusat latihan olah raga Angkat Besi dan Angkat Berat. Bagi kami kegiatan ini menambah jam terbang dan praktek langsung untuk membantu masalah otot  yang ada pada atlet. Bagi atlet , kehadiran kami bisa membantu untuk segera menyembuhkan masalah otot yang ada. Jadi terjadilah simbiosis mutualisme, kedua belah pihak sama sama diuntungkan. Umumnya setiap masalah otot bisa diselesaikan saat itu juga, tetapi ada juga yang tidak bisa tuntas, sehingga perlu lebih teliti lagi menemukan penyebab nyeri otot tersebut. Berikut yang pernah kami tangani dan langsung bisa sembuh :


1. Lutut terbentur 
2. Tendon pada lutut nyeri
3. Jempol terkilir
4. Tenaga hilang pada angkatan tertentu. (masalah ini ada pada otot deltoit )
5. Belikat nyeri setelah angkatan tertentu
6. Pinggul nyeri (otot gulteal) setelah angkatan tertentu
7. Nyeri pada lengan (tennis elbow)
8. Bahu kaku, nyeri  waktu angkat tangan (frozen shoulder)
9. Nyeri punggung bawah (low back pain)

Masih banyak lagi masalah masalah kecil yang bisa kami bantu. Dengan pengalaman ini, kami juga belajar bagaimana mengatasi nyeri yang posisinya di dalam otot (serabut otot) Untuk kasus seperti ini nyeri hanya terasa pada kondisi gerakan tertentu dan posisinya sulit dijangkau kalau di pijat, karena jauh di dalam otot dan sangat kecil. 

Kejadian yang menyebabkan masalah  pada otot sangat biasa terjadi pada kegiatan olah raga , kecelakaan ataupun kehidupan kita sehari hari. Misalnya otot pada punggung ketarik karena kita memaksakan diri untuk meraih benda yang tinggi. Bahkan ada orang yang otot ketarik saat kegiatan gosok gigi sekalipun. 

Bagaimana cara kami membantu ?
Kami menggunakan teknik trigger point dan energy healing dan senam penyeimbangan otot,  Terbukti sangat cepat untuk menyelesaikan masalah otot.

 salam,
sanctuary mind

DISCLAIMER
Tidak ada jaminan, bahwa efek positif dari terapi bisa langsung dirasakan pada setiap klien. Hasil terapi, bisa berbeda - beda pada setiap klien.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar